Retno Minta Presiden Palang Merah Internasional Bantu Evakuasi WNI dari Gaza
10 Oktober 2023 15:35 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Retno Minta Presiden Palang Merah Internasional Bantu Evakuasi WNI dari Gaza
Pemerintah Indonesia meminta bantuan Palang Merah Internasional (International Committee of the Red Cross/ICRC) guna memulangkan WNI yang masih berada di Jalur Gaza sampai sekarang. kumparanNEWS

Pemerintah Indonesia meminta bantuan Palang Merah Internasional (International Committee of the Red Cross/ICRC) guna memulangkan WNI yang masih berada di Jalur Gaza sampai sekarang.
Sejauh ini, menurut data milik Kementerian Luar Negeri RI, terdapat 10 orang WNI yang belum dapat keluar dari sekitar Jalur Gaza โ titik konflik terparah antara pasukan Israel dan pejuang Hamas.
Koordinasi antara pemerintah Indonesia dan ICRC itu disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal, dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (10/10).
"Indonesia sudah melakukan komunikasi dengan Palang Merah Internasional (ICRC) untuk mengupayakan evakuasi WNI yang berada di Jalur Gaza," kata Iqbal.
Berdasarkan informasi terbaru, sambung diplomat ini, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga sudah berkomunikasi secara langsung dengan Presiden ICRC, Mirjana Spoljaric, di Jenewa pada Selasa (10/10).
"Dalam komunikasi tersebut Menlu Retno meminta dukungan bagi evakuasi WNI dari Jalur Gaza," ujar Iqbal.
Selain itu, kepada Spoljaric, Retno juga mendesak agar ICRC ikut mendorong upaya penghentian kekerasan yang dilanjutkan dengan penerapan koridor kemanusiaan.
Sebab, pemerintah Israel pada Senin (9/10) telah memblokade total Jalur Gaza sehingga memutus akses koridor kemanusiaan, seperti pasokan makanan, air, listrik, bahan bakar, dan sebagainya.
Sebelumnya, Iqbal menjelaskan bahwa pemerintah pusat melalui utusan diplomatik RI terdekat dari Jalur Gaza โ KBRI Amman, KBRI Beirut, dan KBRI Kairo, sedang bersiap untuk mengevakuasi ke-10 WNI.
"KBRI Amman, KBRI Beirut dan KBRI Kairo disiagakan penuh untuk memantau perkembangan situasi di wilayah konflik dan memastikan perlindungan bagi WNI yang terdampak," tutur Iqbal.
Akar Masalah Palestina vs Israel
Pemerintah Indonesia lewat Kemlu pada 8 Oktober 2023 menjelaskan, akar konflik Palestina-Israel adalah pendudukan wilayah Palestina oleh Israel. Akar masalah ini harus diselesaikan sesuai parameter yang sudah disepakati PBB.
Indonesia dan sejumlah negara selama ini mendukung solusi dua negara (two state solution) untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung sekitar 7 dekade ini. Namun, PM Netanyahu yang beraliran ultranasionalis menolak menerima solusi ini.
