Ribuan Lansia Berseragam Pink Ramaikan Bundaran HI dengan Angklung

16 November 2025 8:34 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ribuan Lansia Berseragam Pink Ramaikan Bundaran HI dengan Angklung
Ribuan lansia berbalut baju pink memenuhi udara pagi di CFD Bundaran HI, Minggu (16/11).
kumparanNEWS
Ribuan lansia bermain angklung di CFD Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (16/11/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ribuan lansia bermain angklung di CFD Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (16/11/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
Ribuan lansia berbalut baju pink memenuhi udara pagi di CFD Bundaran HI, Minggu (16/11). Dari kejauhan, hamparan warna lembut itu tampak seperti lautan bunga yang mekar serempak di tengah hiruk-pikuk ibu kota. Mayoritas dari mereka adalah perempuan berusia lebih dari 60 tahun.
"Jadi sekarang ada seribu lebih dari sini," kata Ketua Forum Komunikasi Lanjut Usia DKI Jakarta 2025-2030, Maria Ulfani atau Nani saat diwawancara.
Nani menuturkan, banyak lansia dari berbagai wilayah di Jakarta yang rutin ikut latihan angklung setiap minggunya. Ia menjelaskan bahwa mereka merasa bahagia dengan bermain angklung.
"Jadi memang ini suatu kegiatan angklung ini membuat kami bahagia. Dan ini menjadi banyak sekali lansia-lansia sudah mengikuti," ujarnya.
Di sela barisan, tampak beberapa lansia duduk di kursi roda. Meski kaki mereka tak lagi kuat melangkah, tangan mereka tetap setia menggoyangkan angklung. Suara bambu yang bergetar dari pangkuan mereka terdengar seperti ada suatu kebahagiaan terpancar.
Ribuan lansia bermain angklung di CFD Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (16/11/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
Empat konduktor berdiri di depan, mengayunkan tangan mereka seperti angin yang menggerakkan pepohonan. Dengan isyarat luwes, mereka memandu ribuan pemain angklung memainkan lagu Indonesia Pusaka, Si Doel Anak Betawi, Mojang Priangan, Can’t Help Falling in Love, Hey Jude, dan lagu-lagu lainnya yang mengalir seperti nostalgia yang lama tak disentuh.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno hadir. Ia berdiri di antara kerumunan yang memadati lingkar Bundaran HI. Ia menyaksikan bagaimana lansia-lansia ini menciptakan ruang kecil, ruang yang penuh tawa, tepuk tangan, dan harapan sederhana untuk tetap merasa hidup di tengah dinginnya beton ibu kota. Bahkan, ia tak mau kalah lincah memainkan alat musik dari bambu itu.
"Hari ini kita menunjukkan kepada Jakarta bahwa kita menjaga Jakarta. Olahraga, kesenian bagian dari kita menjaga ibu kota kita," kata Rano.
Wagub Jakarta Rano Karno dalam acara peringatan Hari Angklung di CFD Bundaran HI, Jakarta, Minggu (16/11/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
Tak jauh dari area pemain angklung, 50 lansia lainnya menari Medley Jakarta. Gerakan mereka mungkin tak lagi selincah masa muda. Mereka menari bukan untuk memikat, namun seakan untuk merayakan diri, bahwa usia bukan batas, melainkan bab lain yang bisa tetap dipenuhi warna.
"Masa bakti dari seorang yang merasa bertanggung jawab itu tidak ada batas usia. Justru dengan pensiun itu, kita memanfaatkan waktu yang lebih longgar, lebih banyak untuk kita bisa beraktivitas apa pun," kata Ketua Forum Komunikasi Lanjut Usia DKI Jakarta 2024-2025, Dedet Johan.
Trending Now