Saat Gempa Getarkan Bangladesh: 9 Orang Tewas, Tak Ada WNI Jadi Korban
23 November 2025 6:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Saat Gempa Getarkan Bangladesh: 9 Orang Tewas, Tak Ada WNI Jadi Korban
Gempa 5,7 magnitudo guncang Bangladesh, 9 tewas dan 300 luka-luka, WNI aman tanpa korban. KBRI pantau gempa susulan dan buka hotline darurat.kumparanNEWS

Gempa berkekuatan 5,7 magnitudo mengguncang Bangladesh pada Jumat (21/11). Gempa ini mengguncang sejumlah kota, termasuk ibu kota Dhaka.
Berikut rangkumannya.
Guncangan Awal dan Korban Meninggal
Gempa berkekuatan 5,7 magnitudo mengguncang Bangladesh pada Jumat (21/11), menyebabkan kepanikan warga dan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah, termasuk Dhaka. Pemerintah melaporkan puluhan korban luka serta beberapa korban jiwa dalam kejadian awal ini.
Kondisi paling terdampak berada di Dhaka, Gazipur, dan Narsingdi, sementara getaran bahkan terasa hingga India bagian timur. Sejumlah warga merasakan guncangan kuat, memicu antrean panik di tangga gedung-gedung tinggi.
Seorang warga Dhaka, Suman Rahman, mengaku merasakan guncangan yang sangat kuat.
โKami merasakan getaran kuat dan bangunan bergoyang seperti pohon,โ ujar Rahman seperti dikutip dari Reuters.
Korban Jiwa Bertambah Jadi Sembilan Orang
Sehari setelah kejadian, jumlah korban jiwa kembali meningkat. Pemerintah Bangladesh mencatat adanya penambahan korban tewas dan ratusan korban luka, sementara proses pendataan serta evakuasi terus berlangsung.
Laporan kantor pers pemerintah Bangladesh yang dikutip dari AFP menyebut jumlah korban jiwa akibat bencana tersebut menjadi sembilan orang.
Selain sembilan korban meninggal, kini 300 orang tercatat mengalami luka-luka dan 14 bangunan rusak akibat guncangan. Kepala Muhammad Yunus, Kepala Pemerintahan Interim Bangladesh menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa sejumlah distrik.
"Sangat terkejut dan berduka atas berita tentang korban jiwa di berbagai distrik," ujar Yunus dikutip dari AFP, Sabtu (22/11).
KBRI Pastikan WNI Aman dan Tidak Jadi Korban
Di tengah laporan korban yang terus bertambah, KBRI Dhaka memastikan seluruh WNI dalam kondisi selamat. Meski ada rumah WNI yang mengalami keretakan, tidak ada korban jiwa maupun luka dari warga Indonesia.
"Hingga saat ini, seluruh WNI yang berada di Bangladesh selamat dan dalam kondisi aman. Terdapat laporan salah satu rumah WNI mengalami keretakan. Gedung KBRI di Dhaka tidak mengalami kerusakan akibat gempa," demikian keterangan pers KBRI Dhaka, Sabtu (22/11).
KBRI juga terus memantau perkembangan gempa susulan dan membuka hotline darurat untuk memastikan keamanan WNI. Hingga Sabtu, dua gempa susulan dilaporkan terjadi, namun tak berdampak pada keselamatan warga maupun bangunan yang dihuni WNI.
"Hari ini sempat terjadi 2 kali gempa susulan skala kecil jam 10.36 pagi tidak jauh dari titik epicentrum awal dan 18.10 sore dengan epicentrum mendekati Pusat Dhaka, dan tidak ada laporan korban atau kerusakan," lanjut KBRI Dhaka.
