Saat Kabasarnas Dikomplain Anggota Komisi V Gara-gara 'Abaikan' Usulan DPR

11 November 2025 17:43 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Saat Kabasarnas Dikomplain Anggota Komisi V Gara-gara 'Abaikan' Usulan DPR
Anggota Komisi V DPR, Sofwan Dedy Ardyanto, menyoroti Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii yang mengabaikan usulan anggota dewan.
kumparanNEWS
Kabasarnas Marsda Mohammad Syafii menjawab pertanyaan wartawan di Kantor BMKG, Jakarta Pusat, Senin (21/7). Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kabasarnas Marsda Mohammad Syafii menjawab pertanyaan wartawan di Kantor BMKG, Jakarta Pusat, Senin (21/7). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Anggota Komisi V DPR, Sofwan Dedy Ardyanto, menyoroti Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii yang mengabaikan usulan yang diberikan anggota dewan.
Sofwan mengeluh sejumlah usulan dari Komisi V tak kunjung ditindaklanjuti oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
Ia menilai masukan yang diajukan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk memperkuat jajaran Basarnas di lapangan.
โ€œBeberapa waktu yang lalu saya menyampaikan usulan secara lisan dan tertulis kepada Basarnas, dan usulan itu adalah untuk memperkuat jajaran Basarnas, bukan untuk kepentingan pribadi orang per orang,โ€ kata Sofwan dalam rapat Komisi V DPR bersama Basarnas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11).
Suasana rapat dengar pendapat Komisi V DPR dengan Kepala BMKG dan Kepala BNPP/Basarnas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Sofwan mengaku heran karena usulan yang ia sampaikan tidak terlihat dalam daftar satuan tiga.
โ€œSaya tidak tahu bagaimana prosesnya usulan-usulan kita itu, karena waktu itu saya berpikir kalau saya hanya ngomong lisan ini tidak ter-follow up, tapi saya buat waktu itu permohonan usulan secara tertulis. Tapi hari ini tidak ada di usulan Satuan Tiga,โ€ ujarnya.
Ia khawatir jika hal tersebut terus dibiarkan, maka aspirasi anggota dewan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan di lapangan akan kembali terabaikan.
โ€œSaya tidak ngerti bagaimana prosesnya. Saya khawatir kemudian nanti usulan-usulan teman-teman ini yang terkait dengan apa yang dihadapi di lapangan ini kemudian juga tidak ter-follow up,โ€ kata Sofwan.
โ€œSaya juga khawatir nanti hari ini kita sudah bicara, nanti pada saat besok, tidak direvisi juga gitu, mungkin,โ€ sambungnya.
Sejumlah personel Tim SAR gabungan Basarnas dan Polairud melaksanakan apel pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya Dermaga Aspal Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (4/7/2025). Foto: Budi Candra Setya/ANTARA FOTO
Karena itu, ia meminta Basarnas memberikan perhatian lebih terhadap aspirasi yang disampaikan Komisi V.
โ€œJadi, saya mohon hal-hal seperti ini minta tolong diatensi. Karena sesungguhnya usulan itu bukan untuk kepentingan orang per orang, tapi untuk memperkuat jajaran Bapak (Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii) di lapangan,โ€ tegasnya.
Ia berharap Basarnas dapat meninjau ulang daftar Satuan Tiga sebelum disahkan, agar masukan dari Komisi V dapat terakomodasi.
โ€œJadi, saya memohon, Pak Jenderal, hal-hal seperti ini mungkin bisa disampaikan kepada jajaran Bapak agar kemudian masukan-masukan kami ini bisa dipertimbangkan untuk sebelum kemudian Satuan Tiga ini ditulis, dicek lagi,โ€ ujar Sofwan.
โ€œIni usulan-usulan teman-teman Komisi V untuk memperkuat jajaran Bapak di lapangan ini sudah terakomodir atau belum. Saya khawatir kalau hari ini saja nggak muncul, besok jangan-jangan nggak muncul lagi,โ€ pungkasnya.
Trending Now