Sampah-Lumpur Sisa Banjir di Medan dan Deli Serdang Mulai Dibersihkan
8 Desember 2025 17:48 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Sampah-Lumpur Sisa Banjir di Medan dan Deli Serdang Mulai Dibersihkan
Wali Kota Medan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang akan bekerja sama untuk memulihkan wilayah yang terdampak banjir di Kota Medan dan Deli Serdang.kumparanNEWS

Banjir melanda wilayah Kota Medan dan sekitarnya, termasuk wilayah Deli Serdang, sejak Kamis (27/11) lalu. Akibatnya, banyak rumah terendam lumpur dan sampah yang terbawa arus.
Wali Kota Medan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang bekerja sama untuk memulihkan wilayah yang terdampak banjir di dua kota yang berbagi perbatasan itu.
"Kami perintahkan rekan-rekan OPD (organisasi perangkat daerah) kami untuk bekerja sama dengan OPD Deli Serdang untuk koordinasi apakah itu dari batas-batas wilayah, permasalahan banjir, ekonomi, karena di sini kan ada hubungan pasar. Ini juga akan berkoordinasi," kata Wali Kota Medan, Rico Waas, saat ditemui di Medan, Senin (8/12).
Rico menjelaskan bahwa Pemkot Medan akan melakukan pemulihan di permukiman warga yang terdampak banjir. Menurutnya, persoalan lumpur dan sampah menjadi fokus utama penanganan.
"Tentunya lumpur, sampah, itu kita lakukan pembersihan. Kita bantu lewat damkar dan juga rekan-rekan kewilayahan untuk ikut membantu membersihkan," ujar politikus NasDem ini.
Ia menuturkan bahwa di sejumlah titik di Kota Medan masih terdapat tumpukan sampah yang dibuang warga terdampak ke ruas jalan.
"Kita lihat ada penumpukan sampah-sampah beberapa di ruas jalan kita. Sekarang masih dalam proses pembersihan, pembersihan sampah," ucap Rico.
Rico menambahkan bahwa banyak barang-barang di rumah warga yang rusak dan dibuang, sehingga volume sampah meningkat.
"Karena di dalam rumah masyarakat terdampak, banyak barang yang rusak sehingga akan dibuang oleh masyarakat. Itu yang akan kita bantu pemulihan tersebut," lanjut Rico.
Menurut Rico, Pemkot Medan dan Pemkab Deli Serdang akan berkoordinasi untuk menangani wilayah perbatasan yang turut terdampak banjir. Ia menyebut kedua pemerintah daerah harus bergerak bersama.
"Ini yang sama-sama kita komunikasikan agar sama-sama kita mengerjakan. Karena pihak Kota Medan, pihak Deli Serdang sama-sama bekerja, ayo kita benahi," jelas Rico.
Bagaimana jika Dokumen Administrasi Terendam?
Rico mengatakan bagi warga yang dokumen pentingnya rusak atau hilang akan dibantu oleh Pemkot Medan.
"Dokumen-dokumen masyarakat yang terendam banjir, kami akan bantu secara seluruhnya. KK, KTP dan sebagainya harus diprioritaskan untuk bisa dipulihkan," ucap Rico.
Ia juga menyebutkan bahwa layanan kesehatan bagi warga terdampak akan diprioritaskan di rumah sakit.
"Masyarakat yang terdampak banjir juga pasti ada yang sakit, beberapa sakit yaitu kulit, diare, pusing, syok. Kami meminta kepada seluruh rumah sakit untuk bisa menangani pasien-pasien tersebut, terutama yang terkena dampak banjir itu harus diprioritaskan segera mungkin," kata Rico.
Rico menegaskan bahwa BPBD perlu melakukan evaluasi terhadap penanganan banjir agar ke depan lebih siap dan responsif.
