Sekolah Rakyat Segera Hadir di Kebumen, Kepahiang, dan Boalemo

25 Juli 2025 0:01 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekolah Rakyat Segera Hadir di Kebumen, Kepahiang, dan Boalemo
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono melakukan audiensi dengan tiga perwakilan Pemkab Kebumen, Kepahiang, dan Boalemo terkait kesiapan membuka Sekolah Rakyat.
kumparanNEWS
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Foto: Dok. Kemensos
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Foto: Dok. Kemensos
Pemerintah Kabupaten Kebumen, Kepahiang, dan Boalemo menyatakan siap membuka Sekolah Rakyat rintisan di daerah masing-masing. Proses pengajuan sudah berjalan dan ditargetkan secepatnya direalisasikan.
Kesimpulan ini muncul dalam audiensi antara Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dengan ketiga perwakilan daerah tersebut di Kantor Kementerian Sosial, Kamis (24/7). Hadir dalam pertemuan ini Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah, Bupati Kepahiang Zurdi Nata, Sekretaris Daerah Boalemo Herman, Plt Kepala Dinas Sosial P3A Kebumen Yunita Prasetyani, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan Kebumen Asep Nurdiana.
β€œJadi untuk (Sekolah Rakyat) rintisan, pembukaan direncanakan dimulai pada bulan September. Usahakan minggu ini diproses. Fasilitas yang perlu dipersiapkan itu kelas, asrama, dapur, tempat makan, lab, Perpus, tempat ibadah,” kata Agus Jabo.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono audiensi dengan perwakilan Pemerintah Kabupaten Kebumen, Kepahiang, dan Boalemo di Kemensos, Kamis (24/7/2025). Foto: Dok. Kemensos
Kepada Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Bupati Kepahiang Zurdi Nata, dan Sekretaris Daerah Boalemo Herman, Agus Jabo menyarankan secepatnya merealisasikan hal ini. Sebab tahun ini Kemensos akan membuka 200 titik Sekolah Rakyat.
"Dari 100 sekolah, per 14 Juli, sebanyak 63 sudah memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sementara 37 sisanya ditargetkan selesai pada akhir Juli. Yang 63 titik itu 1A, yang 37 titik itu 1B, yang 100 titik tambahan itu 1C," urainya.
Lebih lanjut, Agus Jabo menjelaskan alasan mengapa mendorong pemerintah daerah secepatnya merealisasikan Sekolah Rakyat rintisan. Sebab, pemerintah pusat akan memprioritaskan pembangunan gedung permanen kepada daerah yang telah memiliki Sekolah Rakyat rintisan. Direncanakan gedung permanen yang akan dibangun tahun depan ditargetkan dapat menampung 1.000 siswa dengan jenjang SD, SMP, dan SMA.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono audiensi dengan perwakilan Pemerintah Kabupaten Kebumen, Kepahiang, dan Boalemo di Kemensos, Kamis (24/7/2025). Foto: Dok. Kemensos
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyambut positif saran Wamensos Agus Jabo. Ia menyampaikan Kebumen siap menjadi bagian dari program prioritas Presiden. β€œKami sudah siapkan lahan kosong di Desa Buayan dan segera menyiapkan bangunan untuk direnovasi menjadi sekolah rintisan,” kata Lilis.
Bupati Kepahiang Zurdi Nata juga turut menyanggupi untuk mengurus sisa administrasi dokumen untuk verifikasi lahan seluas 9,06 hektare agar dapat disetujui menjadi titik sekolah rakyat permanen. β€œNanti akan segera dipersiapkan untuk dokumen Keterangan Rencana Kota (KRK),” katanya.
Setali tiga uang, Sekretaris Daerah Boalemo Herman juga hadir ke Kemensos untuk melengkapi dokumen sertifikat lahan Sekolah Rakyat permanen seluas 10,01 hektare sebagai bagian dari proses persetujuan.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono audiensi dengan perwakilan Pemerintah Kabupaten Kebumen, Kepahiang, dan Boalemo di Kemensos, Kamis (24/7/2025). Foto: Dok. Kemensos
Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem (Desil 1 dan 2) berdasarkan Data Tunggal Sosio-Ekonomi Nasional (DTSEN).
Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendekatan pendidikan dan pemberdayaan. Sekolah Rakyat diselenggarakan secara gratis dan berkonsep berasrama.
Menutup audiensi, Agus Jabo mengingatkan dengan tegas tidak boleh ada kecurangan dalam proses rekrutmen siswa Sekolah Rakyat. β€œTidak boleh ada titipan. Presiden sudah wanti-wanti, ini untuk desil satu. Yang miskin ekstrem. Tujuan Presiden itu memotong kemiskinan, memuliakan orang miskin, dan membangun harapan,” tuturnya.
Trending Now