Sekutu Dekat Zelensky Dituding Jadi Dalang Korupsi USD 100 Juta

12 November 2025 9:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekutu Dekat Zelensky Dituding Jadi Dalang Korupsi USD 100 Juta
Penyidik Kejaksaan Khusus Anti Korupsi Ukraina (SAPO) menuding Timur Mindich, salah satu rekan dekat Presiden Volodymyr Zelensky terlibat dalam skema korupsi berupa suap sebesar USD 100 juta.
kumparanNEWS
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat menghadiri konferensi pers, di Kiev, Ukraina, Jumat (8/4/2022). Foto: Janis Laizans/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat menghadiri konferensi pers, di Kiev, Ukraina, Jumat (8/4/2022). Foto: Janis Laizans/REUTERS
Penyidik Kejaksaan Khusus Anti Korupsi Ukraina (SAPO) menuding Timur Mindich, salah satu rekan dekat Presiden Volodymyr Zelensky terlibat dalam skema korupsi berupa suap sebesar USD 100 juta.
Dilansir AFP, Mindich terendus para penyidik saat mereka mengusut skandal korupsi di sektor energi, padahal negara itu tengah berjuang susah-payah menghadapi invasi Rusia. Mindich adalah salah satu pemilik Kvartal 95, sebuah studio yang didirikan oleh Zelensky sebelum ia terpilih jadi presiden.
Ia disebut sebagai otak dari skema korupsi di sektor energi Ukraina ini.
"Mindich mengawasi, mengontrol, mengakumulasi, mendistribusi, dan melegalkan uang dari sektor energi Ukraina," kata seorang Jaksa SAPO, Selasa (11/11).
Kata si jaksa, Mindich menggunakan 'relasi dan kedekatan dengan Presiden Ukraina' dalam aktivitas kriminalnya.
Sementara itu, Badan Nasional Anti Korupsi Ukraina (NABU) juga mengungkap ada kasus pencucian uang sebesar USD 100 juta di sektor energi ini.
"Para penyidik telah menahan 5 orang, dan mencurigai 7 orang anggota lainnya," kata penyidik NABU.
Suasana saat pemdaman listrik setelah serangan rudal dan drone Rusia ke infrastruktur sipil di Kiev, Ukraina, Sabtu (8/11/2025). Foto: Gleb Garanich/Reuters
"Di antara mereka ada seorang pebisnis, yang juga kepala organisasi kriminal," lanjut mereka.
Lalu, SAPO juga menuding Menteri Keadilan German Galushchenko yang sempat menjabat sebagai Menteri Energi selama 4 tahun ini yang juga menerima keuntungan dari Mindich, yang mengalirkan uang ke sektor energi tersebut. Galuschenko sendiri berjanji kooperatif dalam proses peradilan ini, namun enggan memberi komentar ke media terkait keterlibatannya.
AFP mencoba meminta tanggapan kepada Kvartal 95 terkait keterlibatan Mindich, tapi belum mendapat tanggapan.

Operasi Anti Korupsi Ukraina di Sektor Energi

NABU tengah menggelar operasi penyelidikan terkait korupsi di sektor energi Ukraina selama 15 bulan terakhir. Padahal, sektor energi ini juga yang jadi target utama serangan Rusia sejak invasi pada 2022 silam.
Serangan Rusia dan kasus korupsi ini membuat publik geram. Belakangan, Rusia secara masif menyerahkan drone nya untuk menghajar sumber-sumber energi Ukraina dan menyebabkan kesulitan energi di negeri tersebut. Terlebih, sektor energi ini dibutuhkan bagi warga Ukraina untuk menghadapi musim dingin.
Sejumlah warga menggunakan lampu senter untuk beraktivitas keluar rumah saat pemadaman listirk setelah serangan rudal dan drone Rusia ke infrastruktur sipil di Kiev, Ukraina, Sabtu (8/11/2025). Foto: Gleb Garanich/Reuters
Ditengah kekacauan ini, Zelensky mendukung segala operasi anti korupsi, dan penindakan memang dibutuhkan. Ia juga minta semua pejabat untuk kooperatif dengan para petugas anti-korupsi.
Meski ia tidak mengomentari secara langsung soal keterlibatan Mindich.
Sementara Kepala penyelidikan NABU, Oleksandr Abakumov menyampaikan bahwa Mindich sendiri sudah kabur dari Ukraina sebelum operasi penangkapan terjadi.
Trending Now