Seloroh Pimpinan DPR Gara-gara Kepala BNPB Absen Rapat: Masih Perlu DPR Kan?

5 November 2025 16:10 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seloroh Pimpinan DPR Gara-gara Kepala BNPB Absen Rapat: Masih Perlu DPR Kan?
Kepala BNPB Suharyanto absen dalam rapat kerja bersama pimpinan DPR.
kumparanNEWS
Suasana rapat pimpinan DPR bersama timwas penanganan bencana dan mitra kerjanya di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (5/11/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana rapat pimpinan DPR bersama timwas penanganan bencana dan mitra kerjanya di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (5/11/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menggelar rapat kerja bersama Tim Pengawas Penanganan Bencana dari pemerintah. Mereka membahas penanggulangan bencana akhir 2025 dan tahun 2026 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (5/11).
Sejumlah pejabat hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Kepala BMKG Faisal Fathani. Namun, Kepala BNPB Letjen Suharyanto absen dan diwakili Sekretaris Utama BNPB, Rustian.
Cucun sempat berseloroh gara-gara Suharyanto absen. Hal itu disampaikan Cucun saat menyambut para pejabat yang hadir.
β€œSelamat datang kepada Sekretaris Utama BNPB. Bapak Sestama ya? Tapi Pak Kepala masih perlu DPR kan? Oh iya. Sampaikan salam dari pimpinan saja,” ucap Cucun.
Tak hanya menyindir, Cucun mengatakan tidak akan menandatangani persetujuan Rancangan Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) BNPB tahun 2026 jika Suharyanto tak hadir dalam rapat.
β€œDana RKAKL di saya kalau enggak salah BNPB itu saja. Jadi nanti pas mau butuh RKAKL-nya, enggak saya tanda tangan dulu suratnya. Komisi VIII DPR enggak bisa rapat ya,” tutur dia.
Suasana rapat pimpinan DPR bersama timwas penanganan bencana dan mitra kerjanya di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (5/11/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan

Alasan Kepala BNPB Absen Rapat

Menanggapi hal itu, Rustian menyampaikan permohonan maaf karena Kepala BNPB tidak bisa hadir.
Ia menjelaskan Suharyanto saat ini sedang berada di Jawa Tengah untuk menangani banjir dan longsor di beberapa kabupaten/kota.
β€œPermohonan maaf Bapak Kepala BNPB, Bapak Ketua, karena beliau sekarang ada di Jawa Tengah, karena ada banjir dan longsor di beberapa kabupaten-kota sehingga beliau mengendalikan langsung,” kata Rustian.
Foto udara kondisi jalur rel kereta api yang terendam banjir di kawasan Tambakrejo, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
Berdasarkan laporan BNPB, curah hujan tinggi sejak akhir Oktober menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah daerah di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, dan Kebumen.
BNPB bersama BPBD setempat kini masih melakukan evakuasi warga terdampak serta pembersihan material longsor di beberapa titik jalan utama yang sempat tertutup.
Trending Now