Seluruh Korban Longsor di Trenggalek Ditemukan Meninggal Dunia

25 Mei 2025 11:22 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seluruh Korban Longsor di Trenggalek Ditemukan Meninggal Dunia
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seluruh korban longsor yang berjumlah enam di Kabupaten Trenggalek.
kumparanNEWS
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jenazah korban longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Foto: Dok. Basarnas Surabaya
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jenazah korban longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Foto: Dok. Basarnas Surabaya
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seluruh korban longsor yang berjumlah enam orang di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.
Keseluruhan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia usai pencarian selama enam hari mulai kejadian longsor awal pada Senin (19/5) hingga Sabtu (24/5).
Korban pertama dan kedua ditemukan pada hari keempat pencarian yakni Kamis (22/5). Kemudian, korban ketiga hingga keenam ditemukan pada Sabtu (24/5).
Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya, Didit Arie Ristandy, mengatakan proses evakuasi seluruh korban ini memakan waktu cukup lama karena tertimbun material longsor cukup dalam.
"Dengan menggunakan excavator dan ditambah penggalian manual, jenazah korban ini berhasil dievakuasi," kata Dodit dalam keterangannya, Minggu (25/5).
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jenazah korban longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Foto: Dok. Basarnas Surabaya
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk proses identifikasi oleh petugas yang berwenang.
"Kami belum bisa memastikan identitas jenazah korban, karena proses identifikasi perlu dilakukan oleh tim Inafis," ucapnya.
Dodit menerangkan, dalam upaya pencarian para korban, tim SAR gabungan telah mengerahkan sebanyak dua SRU (Search and Rescue Unit).
SRU pertama yang dikoordinasikan BASARNAS, melakukan pencarian korban di lokasi yang dimaksudkan oleh saksi mata dari keluarga korban dan titik perkiraan SAR Dog dari unit K9 Polda Jatim, dengan menggunakan excavator.
Pada saat yang bersamaan, SRU kedua yang dikoordinasikan oleh unsur TNI/Polri dan potensi SAR, fokus melakukan upaya normalisasi jalur yang digunakan untuk evakuasi jika menemukan korban.
"Selama proses pencarian dilakukan, ada tim safety officer yang melakukan pengawasan keamanan seluruh personel tim SAR gabungan yang tergabung dalam SRU pertama dan SRU kedua. Safety officer ini akan memberikan peringatan jika ada tanda-tanda bahaya yang dapat mengancam keselamatan seluruh personel yang sedang melakukan pencarian," ujarnya.
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jenazah korban longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Foto: Dok. Basarnas Surabaya
Sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah RT 16/RW 7, Dusun Kebon Agung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek pada Senin (19/5) sore. Ini menyebabkan tanah longsor dan 10 rumah warga rusak.
Selain itu, enam orang warga desa tersebut dilaporkan terjebak di dalam rumah yang terdampak longsor.
Trending Now