Semburan Air Disertai Gelembung di Kali Gununganyar Surabaya Berhenti

17 Oktober 2025 18:59 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Semburan Air Disertai Gelembung di Kali Gununganyar Surabaya Berhenti
Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widyanto, mengatakan pihak PT Perusahaan Gas Negara (PGN) telah melakukan beberapa upaya, termasuk penggalian pipa-pipa di sekitar lokasi.
kumparanNEWS
Semburan air disertai gelembung di Kali Gununganyar, Jalan Rungkut Madya, Kecamatan Rungkut, Surabaya, akhirnya berhenti, Jumat (17/10/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Semburan air disertai gelembung di Kali Gununganyar, Jalan Rungkut Madya, Kecamatan Rungkut, Surabaya, akhirnya berhenti, Jumat (17/10/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
Semburan air disertai gelembung di Kali Gununganyar, Jalan Rungkut Madya, Kecamatan Rungkut, Surabaya, akhirnya berhenti, Jumat (17/10).
Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widyanto, mengatakan pihak PT Perusahaan Gas Negara (PGN) telah melakukan beberapa upaya, termasuk penggalian pipa-pipa di sekitar lokasi.
"Kemudian mereka (PGN) tadi sempat berkomunikasi untuk melakukan semacam kayak penutupan-penutupan seperti itu ya, yang saya dengar dari mereka tadi," kata Irvan saat ditemui di lokasi, Jumat (17/10).
Irvan menyampaikan, setelah dilakukan penutupan saluran pipa dan tidak ada lagi semburan, maka ia sudah menduga asal semburannya dari mana.
"Kalau seandainya ini ditutup, kemudian nanti semburanya itu tidak ada, kemungkinan patut diduga sangat kuat menurut saya, itu adalah berasal dari pipa PGN yang ada di bawah sungai itu," ucapnya.
Ia mengatakan, penutupan dilakukan PGN dan semburan berhenti sekitar pukul 16.15 WIB. Namun, Irvan tidak bisa menjelaskan detail proses penutupan itu.
"Tepatnya apa saya tidak tahu. Tapi yang jelas mereka tadi saya dengar seperti itu," ujarnya.
Semburan air disertai gelembung di Kali Gununganyar, Jalan Rungkut Madya, Kecamatan Rungkut, Surabaya, akhirnya berhenti, Jumat (17/10/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
Usai kejadian ini, dalam waktu dekat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal memanggil pihak PGN untuk dimintai keterangan. Serta, upaya pengamanan pipa-pipa yang tak hanya di wilayah Rungkut.
"Kalau seandainya terjadi sesuatu seperti apa dan seberapa jauh keamanannya. Nanti mereka (PGN) kita minta untuk paparan serta jaminannya seperti apa, dan lain sebagainya. Sehingga nanti bisa dijelaskan ke masyarakat," ungkapnya.
Pemkot juga akan melakukan pengawasan selama satu hari untuk memastikan semburan tidak muncul lagi.
"Kita akan tunggu 1x24 jam untuk memastikan bahwa persoalan semburan ini sudah bisa diatasi, untuk kita pastikan," katanya.
Trending Now