Sentra Fauna & Kuliner Lenteng Agung Siap Buka, Pedagang Eks Barito Mulai Pindah

28 Oktober 2025 13:44 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sentra Fauna & Kuliner Lenteng Agung Siap Buka, Pedagang Eks Barito Mulai Pindah
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung sebagai pusat usaha baru yang modern, ramah lingkungan, dan representatif.
kumparanNEWS
Penampakan Sentra Fauna & Kuliner Lenteng Agung yang akan segera dibuka. Foto: Pemprov DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Penampakan Sentra Fauna & Kuliner Lenteng Agung yang akan segera dibuka. Foto: Pemprov DKI Jakarta
Pemprov DKI Jakarta terus berupaya menghadirkan ruang ekonomi yang lebih modern, tertib, dan berwawasan lingkungan. Salah satunya, melalui Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung yang sebentar lagi siap dibuka untuk umum.
Kawasan baru yang berlokasi di Jakarta Selatan ini tidak hanya dirancang sebagai ikon baru kota, tetapi juga ruang usaha representatif, sekaligus destinasi kuliner dan edukasi fauna bagi warga Jakarta dan sekitarnya.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo menjelaskan, pembangunan sentra ini merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI dalam menghadirkan fasilitas usaha yang lebih tertata dan berdaya saing tinggi, terutama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM).
“Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung kami hadirkan sebagai ruang usaha baru yang lebih modern dan nyaman. Di sini, para pelaku usaha, termasuk yang selama ini berjualan di kawasan Barito dan khususnya terdaftar secara resmi sebagai anggota Jakpreneur, akan mendapatkan tempat yang lebih layak dan kesempatan lebih besar untuk berkembang,” ujar Ratu, di Jakarta, pada Senin (27/10).
Kawasan ini dibangun seiring dengan rencana pengembangan Taman Bendera Pusaka, yang akan menggabungkan Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser, sebagai ruang hijau bersejarah di Jakarta Selatan.
Para pedagang dari Barito akan menjadi bagian dari ekosistem baru di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, sehingga kegiatan ekonomi yang telah berjalan dapat terus berlanjut di tempat yang lebih tertata dan representatif.
Melalui langkah ini, Pemprov DKI Jakarta juga ingin mewujudkan ruang usaha yang lebih tertib, manusiawi, dan berdaya saing, sekaligus menghidupkan kembali potensi ekonomi lokal melalui sentra-sentra tematik di berbagai wilayah kota.

Keringanan bagi Para Pedagang Memulai Usaha

Para pedagang eks Barito pun mulai pindah ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung dengan pendampingan dari jajaran Pemprov DKI Jakarta, pada Senin (27/10).
Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar menjelaskan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan siap membantu para pedagang untuk memindahkan barang-barangnya ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung.
Pemprov DKI Jakarta terus mendampingi para pedagang dengan pendekatan humanis dan berlangsung kondusif. Pemprov DKI juga memastikan semua fasilitas yang dibutuhkan pedagang terpenuhi.
"Kami terus mendampingi proses perpindahan pedagang dengan pendekatan yang humanis dan transparan. Sesuai arahan Pak Gubernur, kami pastikan seluruh pedagang terfasilitasi dengan baik hingga lokasi kios yang baru rampung," jelas Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar di Jakarta, pada Senin (27/10).
M. Anwar menambahkan, proses penataan dilakukan dalam beberapa tahap sesuai ketentuan. Sosialisasi juga telah dilakukan kepada para pedagang agar mendaftarkan diri di lokasi baru. Hingga kini, tercatat sebanyak 25 pedagang telah terdaftar di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung.
Para pedagang eks Barito pun mulai pindah ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung dengan pendampingan dari jajaran Pemprov DKI Jakarta, pada Senin (27/10). Foto: Pemprov DKI Jakarta
Pemprov DKI Jakarta juga memberikan insentif berupa pembebasan biaya sewa kios di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung selama enam bulan. Kebijakan ini diberikan agar pedagang dapat beradaptasi dengan lokasi dan pola konsumen baru. Para pedagang juga berkesempatan mendapatkan lokasi premium jika bersedia pindah lebih awal.
"Biaya retribusi pedagang di lokasi tersebut berkisar antara Rp150.000 hingga Rp 200.000 per bulan. Namun, selama masa adaptasi, pedagang tidak akan dikenakan biaya untuk menyesuaikan dengan pola konsumen yang mereka harapkan," tambah M. Anwar.
Salah satu pedagang kuliner yang dulunya menempati kawasan Pasar Barito, Mujiyati, turut mengungkapkan harapannya setelah memilih kios barunya di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, pada Jumat (17/10) lalu.
“Kami ingin memulai lagi dengan semangat baru di tempat ini. Semoga rezekinya lebih baik, pembelinya ramai, dan sentra ini bisa jadi tempat yang hidup. Kami berterima kasih kepada Pemprov DKI yang sudah menyiapkan tempat selayak ini,” ungkap Mujiyati.

Sentra Fauna & Kuliner Lenteng Agung Jadi Ruang Usaha Modern dan Representatif

Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung dirancang sebagai destinasi tematik baru yang menggabungkan unsur usaha, rekreasi, dan keberlanjutan di wilayah selatan Jakarta. Sentra ini memiliki 125 kios dengan berbagai fungsi yang terdiri dari:
Zona A – Kuliner (22 kios)
Zona B – Amphitheater (70 seat)
Zona C & D – Burung & Pakan Hewan (74 kios)
Zona E – Parsel & Kuliner Tambahan (29 kios)
Penampakan Sentra Fauna & Kuliner Lenteng Agung yang akan segera dibuka. Foto: Pemprov DKI Jakarta
Para pedagang juga akan mendapatkan akses ke pelatihan kewirausahaan, edukasi digital, pendampingan usaha, promosi, dan pengembangan produk melalui program kolaboratif bersama Jakpreneur. Langkah ini sejalan dengan upaya Pemprov dalam membangun ekosistem ekonomi rakyat yang tangguh dan berdaya saing.
Selain itu, kawasan ini disiapkan sebagai ruang interaksi warga, pusat edukasi fauna, serta wadah kegiatan seni, budaya, dan komunitas. Demi mendukung kegiatan tersebut, Pemprov DKI Jakarta melengkapi fasilitas, seperti area pertunjukan seni dan budaya, lahan parkir luas, toilet, dan musala. Areanya sendiri dirancang ramah lingkungan dan ramah keluarga dengan sistem sirkulasi udara dan sanitasi yang baik.
Lokasinya juga mudah dijangkau dengan berbagai moda transportasi. Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung berlokasi tidak jauh dari Stasiun Commuter Line Lenteng Agung, serta bisa dijangkau menggunakan moda bus Transjakarta (4B Manggarai–UI dan D21 Lebak Bulus–UI), atau Jak Lingko 44 (Andara–Lenteng Agung).
Trending Now