Sentra Fauna Lenteng Agung Proses Pembangunan, Rano Harap Oktober 2025 Rampung

28 September 2025 10:07 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
clock
Diperbarui 17 November 2025 17:48 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sentra Fauna Lenteng Agung Proses Pembangunan, Rano Harap Oktober 2025 Rampung
Sentra Fauna dan Kuliner di Lenteng Agung akan menjadi tempat relokasi pedagang Psar Hewan Barito.
kumparanNEWS
Gubernur Jakarta, Rano Karno di CIBIS Park, Jakarta, Kamis (25/9/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jakarta, Rano Karno di CIBIS Park, Jakarta, Kamis (25/9/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
Pemprov DKI Jakarta tengah membangun Sentra Fauna dan Kuliner di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Kawasan ini akan menjadi tempat relokasi pedagang Pasar Hewan Barito.
"Kan sudah dibangun," kata Wakil Gubenur Jakarta, Rano Karno, di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (28/9).
Saat ditanya apakah Oktober pembangunan bisa selesai? Rano belum bisa memastikan.
"Mudah-mudahan," ujarnya.
Terpisah, Kadis Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan pembangunan kawasan itu saat ini sudah mencapai 85 persen.
"Pembangunan kios secara fisik sudah mencapai 85 persen,” kata Elisabeth dalam siaran pers.
Elisabeth menjelaskan, dari total 125 kios yang dibangun, sebanyak 119 kios di antaranya sudah dilengkapi dinding. Sementara, 6 kios lainnya masih tahap pemasangan pondasi.
β€œUntuk penyelesaian keseluruhan pembangunan, termasuk prasarana seperti gerbang, turap, tangga, taman, dan fasilitas pendukung lain, diperkirakan selesai pada akhir bulan ini,” jelas dia.
Kios-kios tersebut akan terbagi dalam tiga zona utama, yakni Zona A terdiri dari 22 kios kuliner, Zona C dan D sebanyak 74 kios pedagang burung dan pakan hewan, serta Zona E untuk parcel dan kuliner sejumlah 29 kios.
Adapun Zona B yang diperuntukkan bagi amphitheater, namun belum mulai dibangun.
Suasana lahan baru untuk relokasi Pasar Hewan Barito di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (5/8/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Di sana, terdapat fasilitas area parkir, ruang edukasi dan pertunjukan seni budaya, serta sarana penunjang lainnya.
β€œSentra Fauna dan Kuliner Jakarta akan menjadi ruang publik yang higienis, ramah keluarga, sekaligus destinasi baru yang lebih menarik dibandingkan Barito,” tutut Elisabeth.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pedagang Pasar Burung Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mulai pindah pada Minggu (3/8).
Pemindahan dilakukan menyusul rencana penggabungan tiga taman, yakni Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser. Pembangunan akan ditandai dengan groundbreaking pada Jumat (8/8).
β€œJadi seperti yang saya sampaikan ketika pemerintah Jakarta sudah memutuskan dan kami mempersilakan Wali Kota Jakarta Selatan dan jajarannya sudah melakukan sosialisasi. Sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Tanggal 3 (Agustus) ini adalah batas terakhir dan kami akan dalam waktu dekat menyelenggarakan groundbreaking,” kata Pramono di GOR Soemantri Brodjonegoro, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (4/8).
β€œSehingga dengan demikian hal yang berkaitan dengan pasar burung di Pasar Barito itu saya sudah meminta kepada jajaran Pemerintah Daerah Jakarta Selatan untuk menyelesaikan. Dan saya yakin akan selesai,” tambahnya.
Trending Now