Serba-serbi Gempa 7,6 Magnitudo Guncang Jepang
9 Desember 2025 8:02 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Serba-serbi Gempa 7,6 Magnitudo Guncang Jepang
Jepang diguncang gempa berkekuatan 7,6 magnitudo di lepas pantai timur Prefektur Aomori, Senin (8/12).kumparanNEWS

Jepang diguncang gempa berkekuatan 7,6 magnitudo di lepas pantai timur Prefektur Aomori, Senin (8/12).
Gempa tersebut memicu peringatan tsunami untuk wilayah pesisir di Prefektur Aomori, Iwate, dan Hokkaido.
Sementara Badan Meteorologi Jepang (JMA) juga memberi peringatan waspada tsunami untuk prefektur Miyagi dan Fukushima.
Di prefektur Aomori guncangan dirasakan dalam skala intensitas 6+ di Hachinohe. Kemudian intensitas 6- terasa di Kota Oirase, Kota Hashikami. Sedangkan yang merasakan dalam skala 5+ ialah Noheji
Selain itu skala intensitas 5+ juga dirasakan di Hakodate Prefektur Hokkaido, dan Karumai di Prefektur Iwate.
Tak Berpotensi Tsunami ke Indonesia
BMKG memastikan gempa tersebut tidak memicu peringatan tsunami di Indonesia. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengimbau masyarakat pesisir di Indonesia tidak perlu panik.
"Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia. Oleh karena itu, kepada masyarakat pesisir di wilayah Indonesia diimbau agar tetap tenang," kata Daryono.
Episenter gempa terletak pada koordinat 41.02ยฐ LU; 142.08ยฐ BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 72 Km arah timur laut Hachinohe, Jepang pada kedalaman 37 km.
"Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Pasifik dan Lempeng Okhotsk. Gempabumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault)," tutur Daryono.
"Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. BMKG akan terus memonitor perkembangan dampak gempabumi ini dan segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat," lanjut Daryono.
Tsunami 70 Cm
Dikutip dari AFP, JMA mencatat adanya gelombang setinggi 70 sentimeter di Kota Misawa, Perfektur Aomori.
Penyiar publik NHK mengutip seorang pegawai hotel di kota Hachinohe di Aomori yang mengatakan bahwa ada beberapa orang yang terluka akibat gempa.
Rekaman langsung menunjukkan pecahan-pecahan kaca berserakan di jalan-jalan. Warga Hachinohe meninggalkan rumah mereka untuk mencari perlindungan di balai kota, menurut NHK.
Akibat gempa ini, sekitar 2.700 rumah di Aomori mengalami pemadaman listrik. Gempa juga terasa di pusat utara Sapporo, di mana alarm di ponsel warga berbunyi untuk memberikan peringatan.
Peringatan Tsunami Dicabut
Setelah beberapa jam peringatan tsunami dikeluarkan, JMA mencabut peringatan tersebut untuk wilayah Prefektur Iwate serta sebagian wilayah Hokkaido dan Aomori.
Dikutip dari NHK, status peringatan tsunami itu diturunkan menjadi imbauan untuk masyarakat di wilayah Hokkaido dan Tohoku agar menjauhi area pantai.
Badan tersebut mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya mereka mengeluarkan peringatan tsunami sejak Juli 2025, ketika gempa kuat di Kamchatka, Rusia, mendorong dikeluarkannya peringatan untuk wilayah pesisir Pasifik Jepang.
