Seskab: Pemerintah Serius Telusuri Kerusakan Lingkungan Pemicu Banjir Sumatera
3 Desember 2025 15:56 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
Seskab: Pemerintah Serius Telusuri Kerusakan Lingkungan Pemicu Banjir Sumatera
Seskab Teddy Indra Wijaya mengatakan, pemerintah serius dalam mengusut kerusakan lingkungan di Aceh dan Sumatera.kumparanNEWS

Seskab Teddy Indra Wijaya mengatakan, pemerintah serius dalam mengusut kerusakan lingkungan yang menjadi salah satu pemicu banjir bandang dan longsor di Aceh dan Sumatera.
Banjir bandang dan longsor di Sumatera dipicu siklon Senyar yang merupakan anomali. Namun, lingkungan yang rusak juga menjadi faktor lain.
"Jadi penyebab bencana ini jadi perhatian. Dan selain faktor cuaca yang ekstrem tentunya, ada faktor kerusakan lingkungan yang memperparah bxencana dan ini terus ditelusuri dengan serius," kata Teddy dalam konferensi pers di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/12).
Menurutnya, Satgas Penertiban Kawasan Hutan akan melakukan investigasi terkait kerusakan lingkungan di Sumatera.
"Pemerintah melakukan evaluasi dan investigasi dan menyeluruh terkait bencana ini," kata dia.
Selain mengusut kerusakan lingkungan, Teddy mengatakan pemerintah fokus menangani korban.
"Jadi seiring dengan evakuasi dan penanganan korban yang jadi fokus utama pemerintah," kata Teddy.
Sebelumnya Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq bicara soal banjir bandang di Aceh dan Sumatera. Ia mengungkap, belasan ribu kawasan hutan di Aceh, Sumbar, dan Sumut sudah hilang.
Pengurangan luas hutan ini terjadi secara masif sejak 1990 hingga 2024. Ia pun merinci sebarannya dari Aceh sampai Sumatera. Jika ditotal, mencapai 43.521 hektare.
