Setelah 3 Jam, Pencarian Sisa Tulang Alvaro di Jembatan Cilalay Bogor Dihentikan
26 November 2025 15:52 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Setelah 3 Jam, Pencarian Sisa Tulang Alvaro di Jembatan Cilalay Bogor Dihentikan
Pencarian lanjutan tulang belulang Alvaro Kiano Nugroho (6) di Jembatan Cilalay, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, pada Rabu (26/11) telah berakhir. kumparanNEWS

Pencarian lanjutan tulang belulang Alvaro Kiano Nugroho (6) di Jembatan Cilalay, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, pada Rabu (26/11) telah berakhir. Pencarian dilakukan sekitar 3 jam.
Pencarian berakhir usai polisi dan petugas dari instansi terkait menyisir beberapa sudut dengan mengerahkan anjing K-9 dan membersihkan semak serta sampah yang berserakan. Berulangkali pula, polisi menemukan beberapa tulang yang diduga milik Alvaro.
Adapun proses pencarian yang dilakukan itu menarik minat warga setempat. Mereka terlihat berkumpul di sekitar jembatan. Sementara, tulang belulang yang ditemukan di lokasi akan segara dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diperiksa lebih lanjut.
"Dari hasil pencarian hari ini, kita mulai jam 12 siang sampai sekarang, ada beberapa yang kita temukan," kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo.
Alvaro hilang sejak Maret 2025. Dia tak lagi terlihat setelah salat di Masjid Jami Al-Muflihun, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang masih berada dalam satu lingkungan tempat tinggalnya.
Setelah 8 bulan pencarian, Alvaro ditemukan tewas dan tinggal kerangka di Jembatan Cilalay, Kabupaten Bogor. Pelaku penculikan dan pembunuhan Alvaro adalah ayah tirinya, Alex Iskandar.
Ada motif balas dendam dari Alex kepada istrinya, Arum, sehingga mendorongnya menculik dan membunuh Alvaro. Tak lama berselang usai ditangkap polisi, Alex memutuskan bunuh diri dengan cara gantung diri di ruangan konseling Polres Metro Jakarta Selatan.
