Sopir Angkot dan JakLingko Gelar Mediasi Buntut Pengadangan di Pulogadung
2 November 2025 15:01 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Sopir Angkot dan JakLingko Gelar Mediasi Buntut Pengadangan di Pulogadung
Sopir Mikrotrans JAK41 dan sopir angkot reguler M02 terlibat ketegangan di Jalan Persahabatan Raya, Jakarta Timur, pada Minggu (2/11).kumparanNEWS

Sopir Mikrotrans/JakLingko JAK41 dan sopir angkot reguler M02 terlibat ketegangan di Jalan Persahabatan Raya, Jakarta Timur, pada Minggu (2/11). Ketegangan itu dipicu persoalan tumpang tindih rute antara kedua armada, tapi kedua pihak membantah adanya aksi pengadangan.
Samsul (40), sopir Mikrotrans JAK41, mengatakan sejak pagi hari bersama para sopir lain belum beroperasi lantaran masih menunggu kepastian dari pihak terkait.
โ(Pengalihan jalan) dari pagi, jam 5. Dari kemarin juga,โ kata Samsul di Jalan Persahabatan, Jakarta Timur.
Menurut Samsul, pihak JakLingko belum mengizinkan mereka meninggalkan lokasi karena proses mediasi belum selesai.
Ia menambahkan, ada sekitar 25 armada Mikrotrans JAK41 yang tidak beroperasi pada hari ini.
โDi Terminal Pulo Gadung ada 19 mikrotrans, di Terminal Kampung Melayu 6,โ ujarnya.
Akar Persoalan
Samsul mengatakan persoalan bermula karena Mikrotrans JakLingko dan angkot M02 beroperasi di rute yang sama. Menurutnya, persamaan rute itu membuat pendapatan salah satu pihak menurun.
Namun, ia menegaskan masalah bukan soal persaingan penumpang. โRutenya memang sama. Bukan persaingan, karena JakLingko enggak berbayar, sedangkan angkot berbayar. Mungkin pendapatannya kurang,โ katanya.
Suara dari Sopir Angkot
Sementara itu, menurut sopir angkot reguler M02, Trisno (61), pihaknya hanya meminta agar rute mikrotrans sementara dialihkan untuk menghindari benturan operasional.
Ia mengaku para sopir angkot semula sudah sepakat dengan pihak sopir mikrotrans untuk melakukan stop operasi (SO) sementara sampai ada surat keputusan (SK) tentang rute.
โPetugasnya bilang, besok JakLingko SO, stop operasi sampai nunggu SK dari TJ. Nah, itu omongan dia, perjanjian dari pihak TJ,โ ujar Trisno.
Namun, pada pagi hari ini (2/11), Trisno melihat masih ada mikrotrans yang tetap beroperasi di rute yang sama.
โTiba-tiba pagi-pagi itu kok JakLingko ada yang operasi, padahal janjinya SO,โ katanya.
Ia kemudian meminta sopir mikrotrans untuk mengambil jalur lain, bukan ke arah Pisangan atau Gading Raya (rute angkot M02), melainkan ke arah Gelonggongan.
โSaya bukan nahan mobilnya untuk parkir situ, ya. Bukan dicegat, tapi disuruh belok sana,โ jelasnya.
Trisno membantah keras adanya tindakan pengadangan. Menurutnya, ia hanya mengalihkan kendaraan agar melalui jalur yang telah disepakati, terlebih sebelumnya disebut sudah ada perjanjian penghentian operasi sementara.
โEnggak ada pengadangan. Saya mempersilakan dia beroperasi asal lewat jalan yang disepakati.โ
Menurut Trisno, sopir mikrotrans yang ditegur mengaku tetap memakai jalur awal karena arahan dari atasannya. โSaya bukannya enggak mau rute dialihkan, tapi dari atasan saya disuruh lewat aja Gading Raya.โ
Hingga saat ini, terpantau para sopir di lapangan memilih menunggu hasil mediasi sambil menahan kendaraan agar tidak beroperasi di jalur yang sama.
