Soroti Maraknya Kasus Bullying, Menteri Wihaji Akan Intervensi: Beri Edukasi
25 November 2025 18:22 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Soroti Maraknya Kasus Bullying, Menteri Wihaji Akan Intervensi: Beri Edukasi
"Dan ini sangat penting terus kita edukasi bahwa bullying, apa pun alasannya, tidak boleh," ujar Wihaji.kumparanNEWS

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji menyoroti maraknya kasus perundungan atau bullying yang terjadi beberapa waktu belakangan.
Salah satunya adalah kasus bullying yang terjadi kepada seorang siswa kelas VII-6 SMPN 19 Tangsel berinisial MH (13 tahun) hingga meninggal dunia.
Wihaji mengatakan, salah satu cara yang bakal ditekankan oleh Kemendukbangga adalah dengan intervensi melalui edukasi.
โSudah saya sampaikan bahwa salah satu tugas kementerian kita adalah edukasi. Saya sudah sampaikan bullying tidak boleh, apa pun sebabnya, siapa pun orangnya, yang mem-bully maupun yang di-bully,โ kata Wihaji usai menghadiri rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta pada Selasa (25/11).
Menurutnya, pemahaman mengenai karakter manusia harus ditanamkan sejak dini dalam keluarga.
"Kita edukasi, karena begini, setiap manusia punya kelebihan dan kekurangan," ujarnya.
Wihaji menyebut, pendekatan edukasi untuk cegah bullying itu dilakukan melalui beberapa direktorat di kementeriannya yakni Bina Keluarga, termasuk Bina Keluarga Remaja, kemudian Bina Ketahanan Keluarga.
Ia mengatakan bahwa langkah serius ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian besar terhadap isu bullying ini.
"Insyaallah kita turun tangan karena ini sudah di-statement-kan juga oleh bapak presiden. Kita seriusi, dan ini sangat penting terus kita edukasi bahwa bullying, apa pun alasannya, tidak boleh," ujar Wihaji.
