Stella Christie: RI Harus Jadi Good Place untuk AI, Jangan Ada Kesenjangan

23 Oktober 2025 14:46 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Stella Christie: RI Harus Jadi Good Place untuk AI, Jangan Ada Kesenjangan
Wamen Stella Christie mengatakan Indonesia harus jadi tempat yang baik untuk AI supaya tidak terjadi kesenjangan geografi soal negara mana yang baik dan buruk untuk AI.
kumparanNEWS
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti) Stella Christie memberikan keynote speech pada acara kumparan AI for Indonesia 2025 di The Ballroom at Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti) Stella Christie memberikan keynote speech pada acara kumparan AI for Indonesia 2025 di The Ballroom at Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) menilai AI bisa menjadi hal baik untuk Indonesia. Namun, AI juga bisa menjadi hal buruk.
Ia berpendapat, Indonesia harus bisa menjadi β€˜the good place for AI’. Stella menilai menjadikan AI sebagai teknologi yang baik adalah tugas berbagai pihak.
β€œItulah tugas dari kita semua, pemerintah, swasta yang mengerjakan AI, industri, para ilmuwan, para peneliti, para mahasiswa, para pelaku AI untuk melakukan intervensi agar pada saat ini kita bisa memperlambat disrupsi dari AI dan bisa memberikan pelatihan atau melatih diri kita sendiri untuk mengatasi masalah-masalah ini,” ucap Stella di acara kumparan AI for Indonesia di Jakarta, Kamis (23/10).
Stella menyebut tak mau Indonesia terkena kesenjangan geografis sehingga Indonesia menjadi β€˜the bad place for AI’.
Stella menilai, ada beberapa pertanyaan yang harus dipecahkan bila Indonesia mau AI menjadi teknologi yang baik.
β€œKenapa kita mau AI yang seperti itu? Apa gunanya untuk kita Indonesia? Apa gunanya untuk pekerja-pekerja yang akan digantikan, mungkin akan tergantikan? Apa gunanya untuk orang-orang yang bisa terjebak oleh hoaks? Apa gunanya untuk mahasiswa kita yang nanti mungkin bisa tidak mendapatkan pekerjaan?” ucap Stella.
β€œJadi kita harus bertanya bagaimana supaya AI berguna untuk Indonesia dan bukan sebaliknya,” tutupnya.
Trending Now