Suami di Situbondo Bunuh Istri lalu Bunuh Diri Tenggak Racun

23 September 2025 17:55 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suami di Situbondo Bunuh Istri lalu Bunuh Diri Tenggak Racun
Pasutri di Situbondo itu ditemukan tewas oleh anak kandungnya.
kumparanNEWS
Catatan Redaksi: Bunuh diri bukan jalan keluar persoalan kehidupan, segera cari pertolongan atau klik www.healing119.id.
Polisi Olah TKP kasus tewasnya pasutri di Desa Peleyan. Foto: Polres Situbondo
zoom-in-whitePerbesar
Polisi Olah TKP kasus tewasnya pasutri di Desa Peleyan. Foto: Polres Situbondo
Warga Desa Peleyan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, digegerkan penemuan pasangan suami-istri (pasutri) yang tewas tak wajar, pada Senin malam (22/9). Pasutri itu adalah Rasidi (32) dan Nur Faizen (30), yang ditemukan di rumahnya.
Kapolsek Kapongan, AKP Sukamto, mengatakan awalnya S, anak kandung pasutri itu, mendapati ayahnya tergeletak di ruang tamu rumahnya tengah kejang dan mulutnya mengeluarkan busa.
"Saat masuk ke kamar, S juga menemukan ibunya sudah tak bernyawa dengan tubuh tertutup selimut," kata Sukamto, Selasa (23/9).
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kapongan dan petugas langsung mendatangi lokasi kejadian.
Petugas lalu mengamankan barang bukti berupa tali sepatu berwarna biru yang diduga digunakan untuk menjerat leher Nur Faizen, botol minuman bersoda berisi cairan mencurigakan, serta pakaian korban.
Lokasi tewasnya Nur Faizen. Foto: Polres Situbondo
"Tim Inafis sudah melaksanakan Olah TKP secara menyeluruh, memeriksa kondisi jenazah, serta mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi," ucapnya.
Sukamto mengatakan, dari hasil pemeriksaan medis pada tubuh Nur, ditemukan bekas jeratan di leher yang diduga akibat tali sepatu.
"Sementara suaminya R (Rasidi) diduga menenggak cairan beracun sebelum ditemukan kejang dan akhirnya meninggal dunia," katanya.
Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, mengatakan pihaknya saat ini masih mendalami kasus ini.
"Dugaan awal adalah kekerasan rumah tangga yang berujung pada kematian. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan memastikan hasil laboratorium dari barang bukti cairan yang diamankan," ujar Agung.
Trending Now