Takengon-Pidie Jaya Aceh Masih Tertutup Lumpur, Ada yang Terendam Banjir 50 Cm
5 Desember 2025 10:22 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Takengon-Pidie Jaya Aceh Masih Tertutup Lumpur, Ada yang Terendam Banjir 50 Cm
Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo melihat langsung warga korban bencana yang ada di Takengon dan Pidie Jaya.kumparanNEWS

Sejumlah daerah terdampak banjir-longsor di Sumatera sudah mulai pulih. Tapi, ada sejumlah titik di Aceh yang butuh penanganan lebih lanjut.
Salah satunya di Takengon, Aceh Tengah dan Pidie Jaya. Kedua daerah ini masih terdapat wilayah yang tertutup lumpur basah dan banjir.
Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita sempat datang langsung ke Takengon dan Pidie Jaya. Tandyo datang untuk melihat penanganan bencana sekaligus memastikan bantuan tersalurkan dengan baik.
Dilihat dari foto Puspen TNI, Tandyo tampak harus menyusuri jalan berlumpur. Di kiri-kanan jalan bahkan masih terlihat batu besar setinggi 2 meter bertumpuk dengan lumpur dan belum bisa dievakuasi sepenuhnya.
Tandyo juga harus lewati jalan yang masih terendam banjir. Tandyo melangkah di tengah banjir yang membasahi hingga selutut atau sekitar 50 cm.
Tandyo lalu meninjau posko pengungsian, dapur lapangan, serta proses pendistribusian bantuan logistik. Setelah itu, melanjutkan pengecekan alur pelayanan bagi para pengungsi, termasuk penyediaan kebutuhan mendesak seperti makanan siap saji, air bersih, dan perlengkapan harian.
Selain memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung di lapangan, Tandyo juga memastikan kelancaran proses evakuasi warga, layanan kesehatan, serta distribusi bantuan kepada daerah-daerah yang masih sulit dijangkau akibat banjir.
"TNI terus mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya untuk membantu masyarakat dalam masa tanggap darurat," kata Tandyo dikutip dari rilis Puspen TNI, Jumat (5/12).
Tandyo berharap koordinasi lintas instansi semakin solid sehingga percepatan penanganan bencana dapat terwujud secara terpadu.
TNI berkomitmen untuk terus mengawal proses penanggulangan bencana hingga kondisi di Aceh, khususnya di wilayah Takengon dan Pidie Jaya, kembali pulih serta masyarakat dapat beraktivitas normal.
