Tampang Ana, Pelaku Penculikan Bilqis di Makassar

10 November 2025 10:28 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tampang Ana, Pelaku Penculikan Bilqis di Makassar
Polisi telah menetapkan Sri Yuliana alias Ana (30 tahun), pelaku penculikan Bilqis (4 tahun) di Taman Pakui Sayang, Jalan Ap Pettarani, Makassar, sebagai tersangka.
kumparanNEWS
Sri Yulianan atau Ana penculik Bilqis saat diamankan Polrestabes Makassar, Minggu (9/11/2025). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Sri Yulianan atau Ana penculik Bilqis saat diamankan Polrestabes Makassar, Minggu (9/11/2025). Foto: Dok. Istimewa
Polisi telah menetapkan Sri Yuliana alias Ana (30 tahun), pelaku penculikan Bilqis (4 tahun) di Taman Pakui Sayang, Jalan Ap Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam video yang diterima kumparan, saat diamankan Ana tampak mengenakan kaos berwarna hitam dibalut jaket berwarna cokelat. Wajahnya tampak tirus. Ia mengenakan anting-anting di kedua telinganya.
Saat dimintai keterangan, Ana tampak ketakutan. Suaranya lirih dan keterangannya berubah-ubah.
Kepada polisi, Ana mengaku telah menculik Bilqis. Namun, ia beralasan menculik Bilqis untuk dirawatnya.
β€œSaya tidak intai (Bilqis). Awalnya mau ambil itu anak untuk dirawat dengan baik,” kata Ana kepada polisi.
Polisi mengamankan 3 penculik Bilqis. Foto: Dok. Istimewa
Ana menuturkan, awalnya ia bersama dua anaknya berkunjung ke Taman Pakui Sayang untuk bermain. Di sana, ia ketemu dengan Bilqis yang juga bermain di Taman Playground.
Bilqis saat itu bermain sendiri. Sehingga, ia berinisiatif bertanya terkait keberadaan dari ibu dan ayah Bilqis. Tapi, dijawabnya tidak ada.
β€œAwalnya itu anak anak bermain saya tanya ada mamamu, dia jawab tidak ada terus saya tanya lagi ada bapak mu dia begini (gesture kepala geleng-geleng),” bebernya.
Karena merasa tidak ada orang tuanya, Ana kemudian mengajak Bilqis ikut bersamanya.
Bilqis dibawa ke tempat tinggalnya. Tetapi seiring waktu, Ana terdesak kebutuhan ekonomi dan membutuhkan uang. Sehingga, ia menjual Bilqis.
β€œTapi karena kami butuh uang jadi tanggal 3 itu saya jual,” katanya.
Bilqis yang dijual kepada pelaku lainnya itu, langsung dibawa ke Jakarta. Saat itu, Ana mengaku sudah tidak mengetahui lagi perkembangan Bilqis.
Selain Ana, kepolisian juga berhasil menangkap tiga orang pelaku lain di daerah Provinsi Jambi. Mereka berinisial ME, NA dan seorang laki-laki, berinisial AS.
Trending Now