Tanah Longsor dan Banjir Bikin Jalan Raya Batu-Mojokerto Tersendat
7 November 2025 20:19 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Tanah Longsor dan Banjir Bikin Jalan Raya Batu-Mojokerto Tersendat
Akses Jalan Raya Batu-Mojokerto sempat terputus akibat banjir dan tanah longsor yang menyebabkan arus lalu lintas terganggu.kumparanNEWS

Akses Jalan Raya Batu-Mojokerto sempat terputus akibat banjir dan tanah longsor yang menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Peristiwa banjir yang menggenangi jalan provinsi penghubung kedua wilayah itu terjadi pada Jumat siang (7/11).
Dalam video yang diterima dari relawan kebencanaan Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, terlihat air dan material tanah membuat pengendara sepeda motor yang nekat melintas terjatuh.
Pengendara terpaksa menghentikan kendaraannya, sementara hanya beberapa mobil yang berani melintas dari arah Mojokerto maupun Kota Batu. Arus lalu lintas pun sempat tersendat. Arus air yang deras bahkan membuat kontainer jualan warga terseret di jalan raya.
Plt Kepala BPBD Kota Batu, Suwoko, membenarkan terjadinya banjir yang membuat akses jalan provinsi antara kedua wilayah tersendat. Peristiwa ini terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan Dusun Lemah Putih, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, sejak Jumat sekitar pukul 11.00 WIB.
βPeristiwa banjir terjadi akibat luberan air dari saluran yang tertutup longsor pada Jumat siang tadi sekitar pukul 12.00,β kata Suwoko saat dikonfirmasi kumparan.
Menurutnya, banjir di jalan raya dengan arus deras itu dipicu terlebih dahulu oleh tanah longsor di tebing sisi timur jalan. Material longsor terbawa ke jalan raya dan saluran air hingga menutup akses drainase.
βHujan dengan intensitas tinggi menyebabkan terjadinya tanah longsor dengan dimensi panjang sekitar 8 meter, tinggi 7 meter, dan lebar 4 meter. Material longsor menutup saluran drainase sehingga mengakibatkan aliran air meluap ke jalan,β ujar Suwoko.
Selain mengganggu akses jalan, peristiwa ini juga berdampak pada sejumlah rumah dan lahan pertanian milik warga. Beberapa material longsoran berupa tanah dan bebatuan terbawa masuk ke dalam rumah.
βBeberapa rumah warga mengalami genangan air, antara lain milik Bapak Kadir, Bapak Abdul Bari, dan Bapak Budiono. Selain itu, lahan pertanian warga juga mengalami kerusakan pada tanaman seperti wortel, bawang putih, bawang merah, dan brokoli,β jelasnya.
Banjir dan tanah longsor juga terjadi di Dusun Jurang Kuali, Desa Sumberbrantas. Material longsor berupa plengsengan sepanjang 15 meter, tinggi 3 meter, dan lebar 1 meter menutup lahan pertanian warga.
βDi Dusun Jurang Kuali itu hanya menimpa lahan pertanian, tidak ada yang masuk ke rumah. Hingga sore ini masih dalam proses pembersihan. Tim gabungan, termasuk BPBD, sudah berada di lokasi,β pungkasnya.
