Tangis Emak-emak Pecah Saat Terima Bantuan Stimulus Ekonomi Pemerintah
17 Oktober 2025 18:32 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Tangis Emak-emak Pecah Saat Terima Bantuan Stimulus Ekonomi Pemerintah
Pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi untuk periode Oktober-Desember 2025. Stimulus itu salah satunya adalah perluasan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT).kumparanNEWS

Pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi untuk periode Oktober-Desember 2025. Stimulus itu salah satunya adalah perluasan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Pengumuman stimulus ekonomi itu diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto di depan Kantor Pos Cikini, Jakarta, pada Jumat (17/10).
Usai pengumuman, Airlangga bersama Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, dan juga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menemui penerima BLT.
Salah satu penerima BLT, seorang emak-emak mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo Subianto.
βDi sini saya mengucapkan terima kasih saya sebanyak-banyaknya kepada Bapak Presiden khususnya Bapak Menteri, bapak ibu sekalian,β kata dia.
Selain itu, dia juga mengucapkan ungkapan suka cita atas bertambah umurnya Prabowo yang jatuh pada hari ini. Ia menyampaikan dirinya sangat ingin bertemu dengan Prabowo, tapi hal itu belum terealisasi karena pengumuman stimulus yang tidak jadi dihadiri langsung oleh Prabowo.
βSaya juga mengucapkan selamat ulang tahun buat bapak presiden, semoga selalu sehat, diberikan kekuatan selalu dalam lindungan allah SWT Semoga seterusnya seperti ini,β ujarnya sambil menangis haru.
βSaya sebenarnya ingin ketemu langsung sama bapak Presiden, tapi ternyata bapak sangat sibuk sekali. Tapi saya mewakili teman-teman di sini mengucapkan terima kasih,β lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sosial (Mensos) Gus Ipul menjelaskan bahwa beberapa masyarakat yang hadir di Kantor Pos Cikini itu adalah keluarga yang baru pertama kali mendapat BLT.
βPak Mensesneg, Pak Seskab, beliau-beliau ini adalah keluarga yang pertama kalinya mendapat bantuan pemerintah, jadi pertama kali dan ini menjadi bagian kebijakan presiden untuk memperbanyak penerima manfaat,β jelas Gus Ipul.
βKalau sebelumnya, 20 juta penerima keluarga manfaat, atas arahan Presiden sekarang menjangkau 35 juta keluarga penerima manfaat, 35 juta lebih, luar biasa,β tambah dia.
Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) periode ini adalah sebanyak 35.046.783 juta , di luar 16,5 juta penerima BLT reguler.
Total anggaran yang ditambah untuk kebutuhan menyalurkan program BLT ini mencapai Rp 30 triliun. Sementara total anggaran dari 8 program stimulus sebelumnya sebesar Rp 16,2 triliun.
"Dan bisa menjangkau 140 juta orang kalau berasumsi 1 KPM ayah, ibu, dan dua orang anak. Ini desil 1-4 berdasarkan data sosial sensus ekonomi nasional," kata Airlangga di depan Kantor PT POS, Jakarta Pusat, Jumat (17/10).
Nantinya, BLT ini akan disalurkan melalui Kementerian Sosial setiap bulan kepada 20,88 juta KPM melalui program keluarga harapan dan bantuan sembako.
"Penyaluran akan dilakukan segera. Melalui Himbara 18,3 juta diberikan langsung minggu depan, yang 17,2 juta melalui PT POS. Ini siap diberikan mulai Senin nanti," lanjut Airlangga.
