Teka Teki Sekjen PDIP Setelah Hasto Divonis 3,5 Tahun Penjara
31 Juli 2025 10:29 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Teka Teki Sekjen PDIP Setelah Hasto Divonis 3,5 Tahun Penjara
PDIP baru saja menggelar Bimtek di Bali. Lalu, kapan kongres? Siapa Sekjennya?kumparanNEWS

PDIP belum juga menyampaikan sikap terkait posisi Sekjen PDIP setelah Hasto Kristiyanto divonis 3,5 tahun. Kongres PDIP yang ditunggu juga belum terlihat hilalnya.
Ribuan kader PDIP memang tengah berada di Bali. Mereka baru saja mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek). Bimtek memang difokuskan untuk anggota DPR dan DPRD provinsi, kabupaten, kota, se-Indonesia.
Bimtek hanya digelar satu hari, Rabu (30/7). Sejumlah pihak mengisi materi, termasuk Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR Puan Maharani.
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri hadir sore harinya. Ada pengarahan tertutup yang ditujukan bagi para kader.
"Solid bergerak, itu aja. Pokoknya kompak solid. Ini konsolidasi partai harus menang. Menang dalam setiap perjuangan kita, apa pun itu ya," kata Ketua DPP PDIP Yasonna Laoly usai mengikuti Bimtek di Bali Beach Convention Center, Bali, Rabu (30/7).
"Poin-poinnya ya bagaimana supaya setiap fraksi solid, jangan main-main duit, jangan korupsi. Supaya arahan DPP dikerjakan, konsolidasi lah," tambah dia.
Namun, ketika disinggung soal kongres, Yasonna tak banyak bicara. "Belum. Tunggu tanggal mainnya," ujar dia.
Kongres PDIP salah satu agendanya, kembali mengukuhkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketum partai. Tapi, yang tak kalah menarik, sosok sekjen PDIP.
Saat ini, posisi sekjen masih diisi oleh Hasto Kristiyanto. Meski berada di balik jeruji besi atas kasus suap anggota KPU, Wahyu Setiawan, terkait PAW terhadap Harun Masiku.
βKalau posisi Sekjen nanti kita tunggu di Kongres. Karena posisi Mas Hasto sekarang ini masih Sekjen PDI Perjuangan,β ujar Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat saat ditemui di sela peringatan peristiwa Kudatuli 27 Juli, di DPP PDIP, Minggu (27/7).
βSampai sekarang masih utama sebagai Sekjen. Dan masih belum diganti. Makanya nanti menunggu hasil Kongres. Kapan hasil Kongresnya, kan gitu kan pertanyaanmu? Ya, ditunggu saja,β lanjutnya.
Meski begitu, sejumlah nama dikabarkan disiapkan untuk mengisi posisi itu. Ada nama Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo dan Djarot Saiful Hidayat.
Keduanya nyaris tak pernah absen, selalu hadir dalam setiap sidang Hasto di Pengadilan Tipikor.
Ganjar merupakan mantan anggota Komisi II DPR, eks Gubernur Jawa Tengah, dan menjadi Capres PDIP pada Pilpres 2024.
Sementara, Djarot seorang yang lama berkecimpung di PDIP. Dia pernah menjadi Wali Kota Blitar, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta menggantikan Ahok yang dipenjara.
Tak cuma itu, ada nama Ahmad Basarah yang kini Wakil Ketua MPR.
Selain itu, muncul nama Said Abdullah. Said merupakan kader pemilik suara terbesar di Pileg 2024. Said yang berasal dari Dapil Jatim XI meliputi Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep, berhasil meraup 528.815 suara.
Saat ini, Said masih menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR.
Namun, lagi-lagi, soal kongres dan sekjen, semua tergantung Megawati. Kongres nantinya akan mengukuhkan Megawati sebagai Ketum PDIP.
"Kalau mengacu pada Rakernas tahun 2024, kalau toh tahun 2025 nanti kapan akan ditetapkan, maka kongres itu bagi saya, tafsir saya, terhadap keputusan rakernas adalah pengukuhan Ibu Megawati," kata Said, di DPR Jakarta, Kamis (24/7).
Begitu juga dengan posisi Sekjen. PDIP menyerahkan kepada Megawati.
"Mana aku tahu. Pengennya ibu kalau ada lah. Kita belum tahu," ujar Yasonna.
Soal waktu penyelenggaraan kongres, sempat berembus juga digelar 1 Agustus 2025. Tapi, Puan merespons santai.
"Coba kita lihat, bagaimana nanti tanggal 1 Agustus kelanjutannya," ucap Puan, Rabu (30/7) malam.
