Teriakan Pegawai Bank yang Diculik Lalu Ditemukan Tewas: Tolong, Ini Penculikan!

17 November 2025 17:34 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Teriakan Pegawai Bank yang Diculik Lalu Ditemukan Tewas: Tolong, Ini Penculikan!
Saat Ilham dipindahkan dari mobil penculiknya ke mobil eksekutor, korban sempat berteriak minta tolong.
kumparanNEWS
Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan Ilham Pradipta di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (17/11/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan Ilham Pradipta di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (17/11/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Rekonstruksi kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) bank, Muhammad Ilham Pradipta (37), mengungkap momen-momen mencekam ketika korban masih berusaha meminta pertolongan sebelum akhirnya ditemukan tewas di semak-semak Kabupaten Bekasi.
Saat Ilham dipindahkan dari mobil penculiknya (avanza berwarna putih ke Fortuner hitam) korban sempat berteriak minta tolong. Saat itu mereka tengah berada di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Di titik itu, Avanza yang membawa Ilham dengan lima tersangka bertemu dengan Fortuner hitam yang dikemudikan tersangka Umri dan ditumpangi Johanes Joko serta Mochamad Nasir, keduanya anggota TNI.
Dalam rekonstruksi, terungkap Nasir sempat mengusulkan agar korban diputar-putar dulu ke Tanjung Priok. Namun Erasmus menolak usulan itu lantaran semakin lama korban ditahan, risikonya makin besar.
Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan Ilham Pradipta di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (17/11/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Tangan korban lalu diikat. Erasmus memanggil Johanes Joko untuk membantu memindahkan Ilham ke kendaraan lain. Di momen itulah Ilham sempat menggigit tangan pelaku dan berteriak keras,
โ€œTolong, ini penculikan,โ€ namun mulutnya kembali ditutup oleh para pelaku.
โ€œKorban terdiam di bagian tengah mobil dengan posisi miring, telungkup, tidak bergerak dan tidak melawan lagi, namun sesekali terdengar suara korban mengerang atau mengorok dan korban masih terlihat menggerakkan lengan,โ€ ujar penyidik Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, saat membacakan reka ulang adegan.
Sebelum pintu mobil ditutup, Ilham bahkan ditendang dua kali di bagian paha. Setelah pemindahan selesai, Kopda Feri menyerahkan uang Rp 45 juta kepada Erasmus sebagai bayaran penculikan, yang kemudian dibagi kepada lima eksekutor.
Di dalam Fortuner, kondisi Ilham semakin melemah. Ia diletakkan di bawah depan kursi tengah dalam keadaan terikat, diinjak, dan lehernya dililit handuk oleh Serka Nasir. Perjalanan menuju arah Cikarang terus berlanjut dengan pergantian sopir kepada David Setia Darmawan.
Rekonstruksi kasus kepala cabang Bank di Polda Metro Jaya, Senin (17/11/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Sekitar pukul 00.30 WIB, para pelaku tiba di lahan kosong di Kabupaten Bekasi. Nasir kembali melilitkan handuk ke leher korban, menyeret tubuh Ilham keluar mobil, lalu melemparkannya ke semak-semak.
Ketika ditanya penyidik apakah korban masih hidup saat dibuang, Nasir hanya menjawab datar, โ€œKalau itu saya kurang tahu,โ€
Untuk diketahui, rekonstruksi digelar hari Senin (17/11) di Polda Metro Jaya yang memperagakan total 57 adegan.
โ€œPertambahan dari beberapa adegan terkait pemindahan korban dari mobil Avanza ke Fortuner, pemberian uang ke eksekutor, ada keterangan tersangka berbeda,โ€ ujar penyidik.
Rekonstruksi ini juga mengungkapkan detik-detik Ilham dianiaya dan dibuang di kawasan bekasi sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Trending Now