Terjebak dari November 2025, Kini Mobil Camat di Aceh Hanyut Terbawa Arus Sungai

3 Januari 2026 16:06 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Terjebak dari November 2025, Kini Mobil Camat di Aceh Hanyut Terbawa Arus Sungai
Mobil dinas milik Camat Pantan Cuaca hanyut terseret arus Sungai Kala Tripe setelah jembatan di Kampung Seneren, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, ambruk, pada Kamis sore (1/1).
kumparanNEWS
Mobil Camat Pantan Cuaca terjebak di atas jembatan akibat luapan Sungai Tripe setelah hujan lebat mengguyur wilayah Gayo Lues. Foto: Dok. BPBD Gayo Lues
zoom-in-whitePerbesar
Mobil Camat Pantan Cuaca terjebak di atas jembatan akibat luapan Sungai Tripe setelah hujan lebat mengguyur wilayah Gayo Lues. Foto: Dok. BPBD Gayo Lues
Mobil dinas milik Camat Pantan Cuaca hanyut terseret arus Sungai Kala Tripe setelah jembatan di Kampung Seneren, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, ambruk, pada Kamis sore (1/1).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Gayo Lues, Muhaimin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB.
β€œMobil hanyut akibat jembatan tempat kendaraan itu terjebak ambruk,” kata Muhaimin saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1).
Muhaimin menjelaskan, mobil dinas tersebut sebenarnya telah terjebak di lokasi sejak 26 November 2025 akibat banjir dan longsor yang memutus akses jalan.
Saat itu, Camat Pantan Cuaca sedang meninjau kondisi warga terdampak bencana di Desa Remukut dan Desa Dedingin dengan menggunakan sepeda motor, sehingga mobil ditinggalkan di lokasi.
Muhaimin mengatakan pihak Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Gayo Lues bersama warga setempat sebenarnya telah berupaya mengevakuasi mobil dari zona rawan banjir. Namun, derasnya aliran air berlumpur yang disertai tumpukan batang kayu besar membuat proses pemindahan tidak dapat dilakukan.
β€œHujan lebat yang mengguyur Gayo Lues pada 1 Januari 2026 membuat Sungai Kala Tripe meluap hingga merobohkan jembatan di lokasi mobil terparkir. Akibatnya, kendaraan tersebut terseret arus sungai,” jelasnya.
Warga yang melihat kejadian itu segera bergerak untuk mengamankan kendaraan. Mobil Toyota Rush berwarna putih tersebut diikat menggunakan kawat sling dan ditarik secara gotong royong dari bibir sungai agar tidak terbawa arus lebih jauh ke hilir.
Trending Now