Tiang PJU Taman Yado yang Sebabkan Anak 5 Tahun Tersetrum Masih Digaris Polisi

8 Juli 2025 10:30 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tiang PJU Taman Yado yang Sebabkan Anak 5 Tahun Tersetrum Masih Digaris Polisi
Tiang itu masih berdiri tegak dengan dikelilingi garis polisi. Sedangkan pohon-pohon di sekitar dipangkas.
kumparanNEWS
Situasi terkini tiang PJU di Taman Yado, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Situasi terkini tiang PJU di Taman Yado, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) yang diduga menjadi sumber sengatan listrik hingga menewaskan seorang bocah laki-laki berinisial A yang berusia lima tahun, masih terlihat terpasang di Taman Yado, Gandaria Utara, Jakarta Selatan.
Pantauan kumparan di lokasi, Selasa (8/7), tiang PJU itu dikelilingi garis polisi berwarna kuning.
Di sekitarnya, tampak sejumlah petugas dari Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan tengah memangkas pohon-pohon yang tumbuh rimbun di taman tersebut.
Situasi terkini tiang PJU di Taman Yado, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Duka mendalam menyelimuti keluarga Nurulita (32) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Anaknya yang berinisial A meninggal dunia setelah diduga tersengat aliran listrik dari tiang PJU di taman itu saat hujan gerimis, Jumat (4/7) malam.
Ketua RW 04 Kelurahan Gandaria Utara, Rajasa Wisnu, menyebut peristiwa nahas itu terjadi ketika cuaca sedang tidak bersahabat.
β€œLagi hujan gerimis, mungkin ada yang terkelupas, ditambah juga pohon yang ketiup angin, jadi ada yang nempel ke tiangnya,” kata Wisnu kepada kumparan di lokasi kejadian, Senin (7/7).
Menurut Wisnu, Taman Yado memang menjadi salah satu ruang terbuka yang kerap dimanfaatkan warga, termasuk anak-anak yang bermain di sore hari dan orang dewasa yang berolahraga. Malam itu, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan luka bakar di bagian perut dan pipinya.
β€œBaru ulang tahun dua minggu yang lalu,” ujar Nurulita ibu korban lirih ketika ditemui di rumahnya, Senin (7/7). Ia masih terlihat terpukul.
Jenazah A ditemukan pada Sabtu (5/7) pagi, di titik yang sebenarnya sudah dicari oleh sang ibu sejak malam sebelumnya. Namun saat itu, korban belum ditemukan.
Nurulita mengatakan anak ketiganya itu kerap bermain di Taman Yado bersama teman-teman sebaya karena letaknya yang paling dekat dengan rumah. Kini, jenazah A telah dimakamkan di pemakaman tidak jauh dari rumah mereka.
β€œSudah ikhlas,” ucap Nurulita pelan.
Kehadiran garis polisi di sekitar tiang PJU mengindikasikan bahwa lokasi tersebut masih dalam penanganan pihak berwenang.
Trending Now