Titiek Sentil Menhut Raja Juli: Kita Tidak Bisa Terus Menerus Menyalahkan Hujan

4 Desember 2025 14:18 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
11
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Titiek Sentil Menhut Raja Juli: Kita Tidak Bisa Terus Menerus Menyalahkan Hujan
Titiek mengatakan, bencana banjir dan longsor yang terjadi bukan hanya karena faktor cuaca, tapi, menurutnya ada juga faktor kerusakan alam yang membuat bencana kian parah.
kumparanNEWS
Ibunda Guru Indonesia yang juga Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, berkunjung ke SDN Pujokusuman 1, Kota Yogyakarta cek pelaksanaan MBG, Selasa (7/10/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ibunda Guru Indonesia yang juga Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, berkunjung ke SDN Pujokusuman 1, Kota Yogyakarta cek pelaksanaan MBG, Selasa (7/10/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Komisi IV DPR R menggelar rapat kerja bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Rapat tersebut langsung dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau yang biasa dikenal Titiek Soeharto.
Agenda rapat tersebut adalah meminta penjelasan terhadap Kemhut atas bencana ekologis di Sumatera yang diperparah aliran banjir yang membawa kayu-kayu gelondongan.
Titiek Soeharto memimpin raker Komisi IV DPR dengan Menhut Raja Juli, Kamis (4/12/2025). Foto: Dok. Youtube DPR RI
Titiek mengatakan, bencana banjir dan longsor yang terjadi bukan hanya karena faktor cuaca, tapi, menurutnya ada juga faktor kerusakan alam yang membuat bencana kian parah.
β€œBencana hidrometeorologi di ujung barat Indonesia ini bukan lagi sekadar anomali cuaca. Ini adalah alarm keras bagi kita semua. Hujan deras akibat badai siklon tropis sebenarnya memang faktor alam, namun ketidakmampuan tanah menahan air akibat hutan yang gundul adalah ulah manusia,” ujar Titiek, Kamis (4/12).
Titiek menegaskan, Aceh, Sumut, dan Sumbar dihubungkan dalam satu ekologi, yakni Pegunungan Bukit Barisan. Karena itu, saat ketiga wilayah ini diterjang bencana, ada yang salah dengan kondisi alam di sana.
"Ketika banjir terjadi serentak dan berulang, artinya ada yang salah dengan menara air kita di hulu," ujar politikus Gerindra ini.
Menhut Raja Juli raker dengan Komisi IV DPR pimpinan Titiek Soeharto, Kamis (4/12/2025). Foto: Dok. Youtube DPR RI
Sementara itu, membuka paparannya, Raja Juli mengungkapkan pihaknya akan melakukan evaluasi.
β€œPeristiwa ini juga memecut saya sebagai pimpinan dan jajaran pimpinan di Kemhut untuk berefleksi dan mengevaluasi secara menyeluruh terhadap penatakelolaan hutan, forest governance, sehingga peristiwa serupa bisa dimitigasi dengan lebih baik di kemudian hari,” kata Sekjen PSI ini.
Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto memimpin raker dengan Menhut Raja Juli, Kamis (4/12/2025). Foto: Dok. Youtube DPR RI
Trending Now