TNI AD Siapkan 8 Set Jembatan Bailey Hubungkan Jalur Rusak di Sumatera

3 Desember 2025 16:50 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TNI AD Siapkan 8 Set Jembatan Bailey Hubungkan Jalur Rusak di Sumatera
TNI AD menyiapkan delapan set jembatan bailey untuk memulihkan jalur yang rusak akibat banjir dan longsor di Sumatera, dengan pemasangan dua minggu demi memperlancar aliran logistik bantuan.
kumparanNEWS
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melepas keberangkatan yang membawa bantuan kemanusiaan TNI AD untuk bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Foto: TNI AD
zoom-in-whitePerbesar
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melepas keberangkatan yang membawa bantuan kemanusiaan TNI AD untuk bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Foto: TNI AD
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, mengungkap pihaknya bakal mengirimkan delapan set jembatan bailey untuk menghubungkan jalur yang rusak akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera.
"Untuk jalur nanti kami sudah menyiapkan jembatan bailey, paling lambat hari Jumat (5/12) akan berangkat delapan set," kata dia di Lanud Halim Perdanakusuma pada Rabu (3/12).
Kondisi arus lalulintas saat pemasangan jembatan "bailey" di jembatan Jalan Raya Pacing, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (24/2). Foto: Hafidz Mubarak A/Antara Foto
Maruli menambahkan, pemasangan jembatan bailey akan memakan waktu dua Minggu. Harapannya, jembatan-jembatan ini mampu mengalirkan logistik yang tersendat akibat putusnya akses.
"Dua Minggu mudah-mudahan bisa sudah terpasang. Saya kira itu (bantuan) dari angkatan darat," ucap dia.
Keterangan pers perkembangan penanggulangan bencana Sumatera, Rabu (3/12/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
Sebelumnya, Menko PMK, Pratikno, mengatakan 500 ribu ton bantuan telah disalurkan bagi warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan yang disalurkan tersebut terdiri dari paket sembako, makanan siap saji, hingga selimut.
"Kita telah mengirimkan lebih dari 500 ribu ton bantuan," kata Pratikno.
Trending Now