Transjakarta Terintegrasi di Jabodetabek, Perkuat Jakarta Jadi Kota Global
20 November 2025 11:45 WIB
·
waktu baca 3 menit
Transjakarta Terintegrasi di Jabodetabek, Perkuat Jakarta Jadi Kota Global
Hadirnya rute Transjabodetabek membuat masyarakat memiliki opsi transum yang lebih mudah dan terjangkau untuk bepergian menuju maupun dari Jakarta.kumparanNEWS

Sistem transportasi umum (transum) yang terintegrasi menjadi indikator langsung efisiensi, inklusivitas, dan daya saing ekonomi sebuah kota. Keterhubungan transportasi dari satu wilayah ke wilayah lain juga menjadi ciri penting sebuah kota global.
Upaya inilah yang terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui pengembangan rute Transjabodetabek. Dengan hadirnya rute ini, masyarakat di kawasan Jabodetabek memiliki opsi transum yang lebih mudah dan terjangkau untuk bepergian menuju maupun dari Jakarta.
Peluncuran rute Alam Sutera–Blok M, Cawang–Vida Bekasi, Lebak Bulus–Sawangan, Blok M–PIK 2, serta Blok M–Bogor menjadi bukti nyata komitmen Pemprov DKI untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global. Hanya dengan tarif Rp3.500 saja, warga dapat berpindah dari satu kawasan ke kawasan lainnya dengan lebih efisien.
“Kami bersama pemerintah daerah penyangga Jakarta akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar diizinkan mengoneksikan sistem yang ada, sehingga masyarakat lebih mudah menggunakan transportasi publik, baik di wilayah suburban maupun di Jakarta,” jelas Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Ia menyebut, pengembangan Transjabodetabek memerlukan kerja sama lintas sektor dan pemangku kepentingan.
"Untuk itu, kami berkomitmen mendorong perluasan layanan transportasi terintegrasi lintas wilayah, dengan meningkatkan kualitas layanan Transjakarta serta moda lainnya, termasuk MRT dan LRT yang inklusif, terjangkau, dan berkelanjutan," jelas Pramono.
Rute-rute baru ini langsung disambut baik oleh masyarakat. Yadi, salah satunya. Sebagai warga PIK, ia merasa sangat terbantu dengan adanya rute T31: PIK 2 - Blok M.
"Menurut saya sangat membantu. Khususnya buat warga-warga apartemen atau klaster yang mempunyai kepentingan bekerja di area Blok M atau sekitarnya dengan adanya Transjabodetabek ini," ujar Yadi.
Senada, warga lainnya Arief Budiman, merasakan hal serupa. Sebagai pekerja di kawasan Blok M yang tinggal di Apartemen Tokyo Riverside PIK 2, ia sekarang tak perlu khawatir soal ongkos karena ada rute transportasi langsung dari PIK 2 ke Blok M.
"Biasanya dari Blok M sekali jalan naik taksi online itu kurang lebih hampir Rp100 ribu. Ini cuma Rp3.500. Tentunya murah sekali," tuturnya.
Hingga kini, Transjakarta telah mengoperasikan 14 rute Transjabodetabek yang melayani wilayah Bekasi, Depok, Tangerang, dan Tangerang Selatan. Adapun rutenya, yaitu:
Pemprov DKI Jakarta terus berkomitmen memperluas rute Transjakarta demi terwujudnya visi Jakarta sebagai kota global dengan transportasi publik modern dan berkelanjutan.
