Trump Buka Opsi Bertemu Presiden Maduro, tapi Tetap Ingin Serang Venezuela
18 November 2025 10:58 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Trump Buka Opsi Bertemu Presiden Maduro, tapi Tetap Ingin Serang Venezuela
Trump mengatakan ingin bertemu dan bicara dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro soal kartel narkoba.kumparanNEWS

Presiden AS Donald Trump mengatakan ingin bertemu dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro untuk membicarakan meningkatnya tensi militer kedua negara akibat kartel narkoba.
Hubungan AS dan Venezuela tegang usai Trump memerintahkan serangan terhadap kapal yang dia tuduh membawa narkoba dari Venezuela ke AS.
"Saya akan bicara dengannya pada waktu tertentu," kata Trump kepada wartawan di Oval Office, dikutip dari AFP, Selasa (18/11).
Trump juga meningkatkan jumlah pasukan AS di Karibia untuk memerangi penyelundupan narkoba berdasarkan jumlah negara Amerika Latin, termasuk Venezuela dan Meksiko. Meski ingin berbicara langsung dengan Maduro, tapi Trump tetap membuka peluang untuk melakukan serangan darat ke Venezuela.
"Tidak, saya tidak mengesampingkan itu (penempatan pasukan darat di Venezuela). Saya tidak mengesampingkan apa pun," katanya lagi.
Venezuela menuduh AS mengupayakan perubahan rezim di Caracas dengan meningkatkan kehadiran militernya di sana, termasuk armada kapal induk, kapal perang, dan sejumlah jet siluman. Sementara AS menuduh Maduro memimpin kartel narkoba teroris.
Kini tak hanya Venezuela, Trump juga menuduh Meksiko gagal menangani kelompok penyelundup narkoba. Trump membuka kemungkinan untuk melakukan operasi serupa di Meksiko.
"Apakah saya akan meluncurkan serangan untuk menghentikan narkoba?Saya tidak keberatan. Apa pun yang harus kita lakukan untuk menghentikan narkoba," kata Trump saat ditanya apakah akan menyetujui operasi antinarkoba di Meksiko.
"Saya tidak bilang saya melakukannya, tapi saya akan dengan senang hati melakukannya. Karena kita akan menyelamatkan nyawa jutaan orang dengan cara itu," pungkasnya.
