Trump Isyaratkan Serangan Darat ke Meksiko untuk Berantas Kartel Narkoba
18 November 2025 14:29 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Trump Isyaratkan Serangan Darat ke Meksiko untuk Berantas Kartel Narkoba
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan dukungan atas tindakan agresif demi membasmi kartel narkoba di Meksiko dan Kolombia, Senin (17/11) waktu setempat. kumparanNEWS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan dukungan atas tindakan agresif demi membasmi kartel narkoba di Meksiko, Senin (17/11) waktu setempat.
Trump membuka opsi serangan darat ke Meksiko untuk memberantas peredaran narkoba.
βBagi saya oke (meluncurkan serangan darat ke Meksiko), apa pun yang kami lakukan untuk mencegah narkoba,β kata Trump dalam pertemuan dengan sejumlah jurnalis di Oval Office Gedung Putih, seperti dikutip dari Reuters.
Ketika ditanya para jurnalis apakah operasi pemberantasan narkoba via darat di Meksiko merupakan bentuk intervensi militer, Trump tidak menjawab. Ia malah menyinggung upaya menghancurkan pabrik narkoba di Kolombia.
"Apakah saya akan menghancurkan pabrik-pabrik itu? Saya akan bangga melakukannya secara pribadi. Saya tidak mengatakan akan melakukannya, tetapi saya akan bangga melakukannya karena kita akan menyelamatkan jutaan nyawa,β ucap Trump.
Komentar terbaru Trump bertolak belakang dengan pernyataan Menlu AS Marco Rubio pekan lalu. Dia menegaskan tidak akan pernah ada intervensi militer AS ke Meksiko.
Rubio mengatakan saat ini hubungan ASβMeksiko berada pada level paling tinggi.
Adapun komentar Trump dilontarkan saat AS mengintensifkan kampanye pemberantasan narkoba via laut. Trump telah memerintahkan kapal perang AS menghajar kapal-kapal di Karibia dan Pasifik yang diduga membawa narkoba.
Sementara itu Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada awal bulan ini membantah kabar bahwa AS akan terlibat dalam operasi militer di negaranya demi memberantas narkoba. Sheinbaum dikenal berhubungan baik dengan Trump.
Akan tetapi hingga kini kantor kepresidenan Meksiko belum berkomentar perihal pernyataan terbaru Trump.
