Trump: Kami Ingin Membuat Tank, Bukan Sneaker

26 Mei 2025 12:45 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Trump: Kami Ingin Membuat Tank, Bukan Sneaker
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan, kebijakan tarif ditujukan untuk pengembangan produk manufaktur tank dan teknologi.
kumparanNEWS
Presiden Donald Trump berbicara dengan wartawan setelah turun dari Marine One saat tiba di Halaman Selatan Gedung Putih di Washington, Minggu (4/5/2025). Foto: Rod Lamkey/AP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Donald Trump berbicara dengan wartawan setelah turun dari Marine One saat tiba di Halaman Selatan Gedung Putih di Washington, Minggu (4/5/2025). Foto: Rod Lamkey/AP
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan, kebijakan tarif ditujukan untuk pengembangan produk manufaktur tank dan teknologi, bukan t-shirt atau sneaker.
Komentar Trump pada Minggu (25/5) disampaikan untuk mendukung pernyataan Mendag Scott Bessent pada akhir April lalu. Ketika itu Bessent menekankan AS tidak mengincar perkembangan besar di industri tekstil.
โ€œKami tidak ingin membuat sepatu sneaker dan kaus oblong. Kami ingin membuat peralatan militer. Kami ingin membuat hal-hal besar. Kami ingin membuat, melakukan hal-hal yang berkaitan dengan AI," kata Trump seperti dikutip dari Reuters.
"Sejujurnya, saya tidak ingin membuat kaus oblong. Saya tidak ingin membuat kaus kaki. Kami dapat melakukannya dengan sangat baik di lokasi lain. Kami ingin membuat cip dan komputer dan banyak hal lainnya, serta tank dan kapal," sambung dia.
Presiden Donald Trump menunjukkan grafik tarif impor baru saat "Make America Wealthy Again" di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (2/4/2025). Foto: Brendan Smialowski/AFP
Adapun menurut asosiasi tekstil AS (APPA), kebijakan tarif yang diberlakukan Trump akan memukul industri tersebut. Apalagi industri tekstil AS sebagian besar adalah produk impor.
"Dengan 97% pakaian dan sepatu yang kita kenakan diimpor, dan dengan pakaian dan sepatu yang sudah menjadi industri dengan tarif tertinggi di AS, kita perlu fokus pada solusi yang masuk akal yang dapat menggerakkan situasi," kata Presiden AAPA Steve Lamar.
Foto udara menunjukkan aksi protes di gedung DPR Negara Bagian Utah dalam demonstrasi yang merupakan bagian dari acara "Hands off" yang lebih besar menentang Presiden AS Donald Trump, di Salt Lake City, Utah, AS, 5 April 2025. Foto: REUTERS/Jim Urquhart
Trump sendiri menggemparkan dunia dengan mengumumkan pemberlakukan tarif perdagangan ke berbagai negara dunia, termasuk Indonesia.
Pada akhir pekan lalu Trump lagi-lagi mengumumkan pemberlakuan tarif sebanyak 50 persen bagi barang-barang dari Uni Eropa. Ia juga memperingatkan Apple terkait tarif 25 persen terhadap semua iPhone impor yang dibeli oleh konsumen AS.
Trending Now