Trump Puji Prabowo, PAN: Pengakuan ke Indonesia Wujudkan Perdamaian Timur Tengah
27 Oktober 2025 10:58 WIB
·
waktu baca 2 menit
Trump Puji Prabowo, PAN: Pengakuan ke Indonesia Wujudkan Perdamaian Timur Tengah
Zulkifli Hasan menilai Prabowo menunjukkan peran nyata bagi perdamaian Timur Tengah.kumparanNEWS

Partai Amanat Nasional (PAN) melalui Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas peran besar Presiden Prabowo Subianto dalam upaya mewujudkan perdamaian di kawasan Timur Tengah.
Dalam forum ASEAN Summit 2025 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka memuji peran penting Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dalam membantu terciptanya kesepakatan damai di Timur Tengah.
Pujian tersebut menjadi sorotan dunia internasional dan dianggap sebagai tonggak baru diplomasi Indonesia di kancah global.
Menurut Zulkifli Hasan, pernyataan Presiden Trump itu merupakan bentuk pengakuan dunia terhadap diplomasi damai Indonesia yang kini semakin diakui dan dihormati.
“Pujian Trump kepada Prabowo di ASEAN Summit untuk kontribusi penting Indonesia dalam mewujudkan perdamaian di Timur Tengah adalah kabar besar yang patut dibanggakan seluruh rakyat Indonesia serta umat Islam dunia. Trump bahkan menyebutkan perdamaian semacam ini tak pernah terjadi dalam sejarah 3.000 tahun,” ujar Zulhas.
Ia menegaskan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia telah tampil sebagai bangsa yang menebarkan misi perdamaian sesuai nilai-nilai Al-Qur’an.
“Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia telah menjadi bangsa yang menjalankan sepenuhnya pesan al-Quran di QS al-Hujurat ayat 9, ‘Fa-aslihû bainahumâ’, maka damaikanlah kedua pihak yang bertikai,” kata Zulkifli Hasan.
Zulhas juga menyampaikan rasa terima kasih atas keteladanan Presiden Prabowo yang dinilainya mencerminkan nilai-nilai Islam dalam praktik diplomasi global.
“Terima kasih Presiden Prabowo, karena telah memberi teladan yang ‘islâhin bayna an-nâs’, membawa perdamaian di tengah manusia (QS An-Nisa: 114). Di tengah bangsa-bangsa yang berselisih, Indonesia justru menjadi bagian yang memperkuat perdamaian dunia. Karena sesungguhnya ‘As-sulhu khair’, perdamaian atau rekonsiliasi itu lebih baik (QS An-Nisa:128),” tutur Zulhas.
Zulkifli Hasan menutup dengan menegaskan bahwa keberhasilan diplomasi ini menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia dan umat Islam di seluruh dunia, sekaligus menunjukkan peran strategis Indonesia sebagai jembatan perdamaian global di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
