Tuduh Kamala Harris Bayar Artis saat Pemilu, Trump Minta Penyelidikan

19 Mei 2025 16:20 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tuduh Kamala Harris Bayar Artis saat Pemilu, Trump Minta Penyelidikan
Presiden AS Donald Trump mengatakan akan meluncurkan investigasi besar terhadap saingannya di pemilu 2024.
kumparanNEWS
Calon presiden AS Kamala Harris berjabat tangan dengan Calon presiden AS Donald Trump saat debat kedua Pemilu AS di National Constitution Center di Philadelphia, Amerika Serikat, Rabu (11/9/2024). Foto: Brian Snyder/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Calon presiden AS Kamala Harris berjabat tangan dengan Calon presiden AS Donald Trump saat debat kedua Pemilu AS di National Constitution Center di Philadelphia, Amerika Serikat, Rabu (11/9/2024). Foto: Brian Snyder/REUTERS
Presiden AS Donald Trump mengatakan akan meluncurkan investigasi besar terhadap saingannya di pemilu 2024, Kamala Harris. Investigasi dilakukan terkait sejumlah artis yang mendukung pencalonan Kamala pada pemilihan lalu.
"Kandidat tidak diperbolehkan membayar endorsement, yang mana dilakukan oleh Kamala, dengan kedok membayar hiburan," kata Trump di platform Truth Social, dikutip dari AFP, Senin (19/5).
"Saya akan meminta investigasi besar terkait hal ini," lanjutnya.
Dalam pemilu 2024, Kamala berusaha memanfaatkan 'kekuatan bintang' dari para artis seperti Beyonce dan Oprah Winfrey selama kampanye.
Oprah Winfrey membela pembayaran USD 1 juta (setara Rp 16 M) kepada perusahaan produksinya dari kampanye Kamala untuk menutupi biaya program kampanye debat kandidat presiden.
Sementara, tim Kamala membantah rumor yang menyebut dia membayar Beyonce sebesar USD 10 juta (setara Rp 164 M) untuk tampil di kampanye.
Saat pemilu 2024, Trump menerima dukungan yang cukup besar dari industri hiburan. Namun, Trump juga memanfaatkan sekelompok kecil influencer hipermasukulin yang terkenal, termasuk pembawa acara podcast Joe Rogan.
Trump mengarahkan perhatiannya kepada Beyonce, Oprah Winfrey, dan Bruce Springsteen. Trump menuduh Kamala membayar Springsteen untuk tampil di kampanye di Georgia beberapa minggu sebelum pemilihan.
"Berapa banyak Kamala Harris membayar Bruce Springsteen untuk penampilannya yang jelek saat kampanye presiden? Kenapa dia menerima uang itu jika dia adalah penggemar beratnya?" kata Trump.
Minggu lalu, Trump mengejek Springsteen lewat Truth Social setelah musisi itu menyebut kampung halamannya kini dipimpin oleh pemerintahan yang korup, tidak kompeten, dan pengkhianat.
Trump pun membalas Springsteen yang dijuluki 'Si Bos' itu sebagai 'Orang yang Sangat Berlebihan'.
Springsteen merupakan kritikus liberal Trump yang blak-blakan. Dia mendukung Kamala setelah Joe Biden mengumumkan mundur dari pemilihan presiden.
Trending Now