Turis Prancis Tewas Terseret Ombak saat Berenang di Pantai Kelingking, Bali

16 Oktober 2025 9:49 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Turis Prancis Tewas Terseret Ombak saat Berenang di Pantai Kelingking, Bali
Turis Prancis Alena Andreeva Oparina (32 tahun, perempuan) tewas terseret ombak saat berenang di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Bali.
kumparanNEWS
Proses evakuasi Turis Prancis Alena Andreeva Oparina (32) tewas terseret ombak saat berenang di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Rabu (15/10/2025). Foto: Dok. Basarnas Bali
zoom-in-whitePerbesar
Proses evakuasi Turis Prancis Alena Andreeva Oparina (32) tewas terseret ombak saat berenang di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Rabu (15/10/2025). Foto: Dok. Basarnas Bali
Turis Prancis Alena Andreeva Oparina (32 tahun, perempuan) tewas terseret ombak saat berenang di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali Rabu (15/10). Jenazahnya kini dievakuasi ke Klinik Nusa Medika.
"Seorang WN Prancis dilaporkan tenggelam di perairan Pantai Kelingking, Nusa Penida," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, Kamis (16/10).
Proses evakuasi Turis Prancis Alena Andreeva Oparina (32) tewas terseret ombak saat berenang di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Rabu (15/10/2025). Foto: Dok. Basarnas Bali
Insiden ini bermula saat korban berenang dan terseret arus pada pukul 13.00 WITA. Warga berusaha menolongnya namun tetap gagal sehingga meminta pertolongan pihak SAR.
"Korban yang terseret arus sudah dalam keadaan meninggal dunia, dan dibutuhkan bantuan evakuasi membawa naik ke atas tebing," katanya.
Proses evakuasi Turis Prancis Alena Andreeva Oparina (32) tewas terseret ombak saat berenang di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Rabu (15/10/2025). Foto: Dok. Basarnas Bali
Petugas datang ke lokasi sekitar pukul 15.00 WITA dan berhasil mengevakuasi jenazah korban pada pukul 18.15 WITA. Petugas membutuhkan waktu cukup lama mengevakuasi korban karena karakter akses jalan menuju pantai sempit dan curam.
"Tim SAR gabungan cukup kelelahan membawa korban naik, melihat kondisi anak tangga yang sempit dan curam," katanya.
Trending Now