Upaya Mencari Pendaki Gunung Slamet yang Hilang

3 Januari 2026 5:00 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Upaya Mencari Pendaki Gunung Slamet yang Hilang
Seorang pendaki pemula, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), hilang di Gunung Slamet sejak 27 Desember 2025 saat mencari bantuan untuk temannya. Pencarian masih berlangsung.
kumparanNEWS
Gunung Slamet di Jateng Foto: ANTARA/Sumarwoto/
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Slamet di Jateng Foto: ANTARA/Sumarwoto/
Seorang pendaki pemula bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) dilaporkan hilang di Gunung Slamet, Jawa Tengah, sejak Sabtu (27/12/2025). Syafiq mendaki bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, dengan rencana pendakian pulang-pergi (tektok) tanpa menginap.
Dalam perjalanan turun, Himawan mengalami cedera kaki sehingga Syafiq memutuskan turun lebih dulu untuk mencari pertolongan. Namun, Syafiq justru tak kembali dan dinyatakan hilang. Hingga hari kelima pencarian, tim gabungan masih berupaya menemukan keberadaan Syafiq di tengah cuaca buruk dan medan Gunung Slamet yang licin serta berkabut tebal.
Berikut rangkumannya.

Seorang Pendaki Hilang di Gunung Slamet saat Akan Cari Bantuan untuk Temannya

Seorang pendaki bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) dilaporkan hilang di Gunung Slamet, Sabtu 27 Desember 2025. Saat itu, ia mendaki bersama temannya bernama Himawan Haidar Bahran.
“Dijadwalkan survivor dan temannya turun sampai basecamp pada hari Minggu, 28 Desember 2025,” ujar Kepala BPBD Jawa Tengah Bergas C. Pananggungan, Selasa (30/12).
Saat dalam perjalanan, Himawan mengalami cedera kaki sehingga Syafiq turun mencari pertolongan.
Ilustrasi pendaki gunung di NTB Foto: Dok. Kemenparekraf
“Jadi keduanya memang pendaki pemula, mereka maunya tektok atau tidak menginap. Tapi akhirnya terpisah dan alhamdulillah satu orang sudah ditemukan. Untuk survivor masih dilakukan pencarian bersama tim relawan gabungan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan rekan-rekan yang ada di basecamp lain pendakian Gunung Slamet,” kata Andri.

Basecamp Pendakian Gunung Slamet via Dipajaya Ditutup Imbas Pendaki Masih Hilang

Basecamp pendakian Gunung Slamet via Dipajaya, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, ditutup sementara.
“Hari ini jalur pendakian via Dipajaya ditutup untuk fokus pencarian,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Pemalang, Andri Adi, Rabu (31/12).
“Kami sudah menerjunkan quatro tim, namun hingga kini survivor belum ditemukan,” jelasnya.
“Jadi memang hari ini hujan terus dan kabutnya lumayan tebal. Medan juga licin dan terjal. Kami minta doanya agar survivor dapat segera ditemukan,” kata Andri.

5 Hari Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Slamet Belum Ditemukan

Pendaki Gunung Slamet asal Magelang, Jawa Tengah, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), hingga kini belum ditemukan. Syafiq naik bersama seorang temannya pada Sabtu (27/12) dan terpisah.
“Ini kan perkiraannya survivor bawa bekal cukup hanya untuk dua hari saja. Jadi kemungkinan sudah kehabisan bekal sekarang,” ujar Andri kepada kumparan, Jumat (2/1).
Trek pendakian Gunung Slamet. Foto: Naufal Abdurrasyid/kumparan
Sejumlah tim pun dikirim untuk mencari Syafiq dari daerah sekitar, mulai dari Magelang, hingga Purbalingga.
“Mungkin sudah lebih dari 70-an orang. Ada tim yang berangkat dari Magelang. Ada tim yang diberangkatkan lewat Jalur Bambangan, Purbalingga, karena bisa posisinya bergeser ke wilayah Purbalingga,” jelas dia.
“Yang kami takutkan kalau terjadi kecelakaan karena belum terlihat tanda-tandanya, sudah dilacak pakai cahaya ataupun suara, belum ketemu,” ungkap dia.
Trending Now