Waka BGN Sebut 1 SPPG Butuh 200-300 Kg Kedelai Per Hari

20 November 2025 19:32 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Waka BGN Sebut 1 SPPG Butuh 200-300 Kg Kedelai Per Hari
Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang mengungkap besarnya kebutuhan kedelai untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama pada dapur SPPG di berbagai daerah.
kumparanNEWS
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Jumat (26/9/2025). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Jumat (26/9/2025). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang mengungkap besarnya kebutuhan kedelai untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama pada dapur SPPG di berbagai daerah.
Bahkan, ia menyebut 1 SPPG membutuhkan 200-300 kilogram kedelai per hari.
"Satu dapur itu, 2 sampai 3 ratus kilogram per hari satu dapur, 3 kuintal, tahu atau tempe," ujarnya usai rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (20/11).
Selain kedelai, Nanik mengatakan pemerintah tengah menyiapkan peternakan sapi guna memenuhi kebutuhan MBG dan konsumsi masyarakat secara luas.
"Ini segera akan dibuat peternakan yang eh sapi tadi yang nanti bisa memenuhi kebutuhan dari MBG dan juga untuk masyarakat di Indonesia. Akan diproduksi kira-kira 3 juta liter per hari," jelasnya.
Nanik memastikan seluruh kementerian terkait bergerak bersama untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan seluruh bahan baku tersedia.
"Jadi, jangan sampai terjadi gejolak harga di masyarakat, makanya ini semua kita bersatu padu bagaimana membantu MBG untuk menyiapkan bahan baku," pungkasnya.
Trending Now