Wali Kota Prabumulih Akui Sempat Copot Satpam Sekolah Usai Anaknya Ditegur
18 September 2025 19:43 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Wali Kota Prabumulih Akui Sempat Copot Satpam Sekolah Usai Anaknya Ditegur
Wali Kota Prabumulih, Arlan, mengakui juga sempat mencopot satpam di SMPN 1 Prabumulih. Pencopotan ini dilakukan usai anaknya, Aura, ditegur tak boleh membawa masuk mobil ke area sekolah.kumparanNEWS

Wali Kota Prabumulih, Arlan, mengakui juga sempat mencopot satpam di SMPN 1 Prabumulih. Pencopotan ini dilakukan usai anaknya, Aura, ditegur tak boleh membawa masuk mobil ke area sekolah.
"Memang bukan dikeluarkan atau diinikan, Pak. Cuman dikasih diteguran, aku suruh dia di Pol PP sementara," kata Arlan di Kantor Itjen Kemendagri, Jakarta, Kamis (18/9).
Masalah pencopotan itu kemudian ramai menjadi perbincangan publik. Arlan pun mengaku telah mengembalikan satpam itu untuk bertugas di SMPN 1 Prabumulih.
"Tapi dikembalikan lagi Pak, sudah saya kembalikan [bertugas ke sekolah]," tuturnya.
Selain satpam, Arlan juga sempat mencopot Kepala SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah. Usai pencopotan itu, Arlan kini dinyatakan melanggar aturan dan akan diberikan sanksi teguran tertulis.
Sementara Roni juga kini telah dikembalikan menjadi kepala sekolah.
Cerita Arlan soal Anaknya Ditegur
Arlan bercerita, peristiwa itu bermula pada Jumat (5/10) lalu. Saat itu, anaknya tengah ikut latihan drum band.
"Anak-anak ini main latihan drum band, jaraknya 150 meter dari sekolahan ke tempat latihan. Pada hari itu, hari hujan, hari hujan deras, mereka balik ke sekolahan," kata Arlan.
Arlan menjelaskan, Aura kemudian mengarah ke sekolah dengan mobil. Namun, mobil tersebut dilarang masuk ke area sekolah.
"Jadi anak saya diantar sopir, Pak, bukan dia bawa sendiri. Mau masuk, tidak boleh, langsung dia keluar, sudah selesai. Hujan-hujan, seluruh anak-anak itu basah semua, Pak," jelas Arlan.
Arlan yang mengetahui kejadian itu kemudian langsung menyampaikan teguran kepada Kepala SMPN 1 Prabumulih melalui Kepala Dinas Pendidikan Prabumulih, A Darmadi.
