Wamendikdasmen: Orang Kaya Pilih Sekolah Swasta karena Kualitas

30 Juni 2025 13:58 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wamendikdasmen: Orang Kaya Pilih Sekolah Swasta karena Kualitas
Wamen Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq, mengungkap data Kemendikdasmen menunjukkan rata-rata orang kelas menengah-atas memilih bersekolah di swasta karena kualitas.
kumparanNEWS
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Rizal Ul Haq. Foto: Kemendikdasmen
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Rizal Ul Haq. Foto: Kemendikdasmen
Wamen Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq, mengungkap data Kemendikdasmen menunjukkan rata-rata orang kelas menengah-atas memilih bersekolah di swasta karena kualitas. Sementara kelas bawah terpaksa memilih swasta dengan fasilitas yang kurang memadai.
Hal ini ia sampaikan saat mengisi seminar diskusi terkait putusan MK soal kewajiban pemerintah menjamin SD-SMP Negeri-Swasta gratis secara bertahap di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Senin (30/6).
β€œData kami menunjukkan bahwa anak-anak orang mampu, menengah ke atas, biasanya lebih suka menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta karena mencari fasilitas yang lebih baik, kualitas yang lebih baik. Itu data kami mengatakan seperti itu,” ucap dia.
β€œNah, jika anak-anak tidak mampu atau wong cilik ini masuk sekolah swasta, biasanya sekolah swasta menengah ke bawah, yang memang kualitasnya perlu kita bantu,” sambung dia.
Ilustrasi kursi dan menja sekolah. Foto: Shutterstock
Fajar pun kemudian menyinggung soal pemerataan sekolah swasta di Indonesia, mengikuti mandat yang dikeluarkan oleh MK.
β€œKami ingin mengurangi kesan kebijakan Kementerian Pendidikan itu terlalu bias sekolah negeri. Justru kita ingin mengatakan kebijakan pendidikan itu harus berkeadilan, baik buat sekolah negeri dan sekolah swasta. Tetapi kami juga menyadari potret pendidikan kita di lapangan ini sangat beragam,” ucap dia.
β€œOleh karena itu, memang treatment-nya harus berbeda, tapi semangatnya memang harus berkeadilan. Oleh karena itu, kami di Kementerian punya semangat besar bagaimana bisa menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua. Semua itu ya swasta, ya negeri. Tidak boleh ada lagi diskriminasi atau kelas 2 atau kelas 1. Semangatnya ke sana,” tambah dia.
Suasana Seminar Diskusi Putusan MK soal Sekolah SD-SMP gratis di Sekolah DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Senin (30/6/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
Terkait keputusan MK yang mewajibkan SD-SMP Negeri-Swasta gratis secara bertahap, Fajar menegaskan Kemendikdasmen akan manut.
β€œTentu kami akan taat terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi sebagagaimana sudah dikatakan oleh Pak Menteri di banyak tempat, kita akan taat. Mengenai bagaimana mekanismenya itu memang sedang dibahas oleh Kementerian (Keuangan),” ujarnya.
Trending Now