Wamenhaj Dahnil Temui Wakil Menteri Haji Saudi, Bahas Kampung Haji-Istitho’ah

22 Oktober 2025 15:33 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wamenhaj Dahnil Temui Wakil Menteri Haji Saudi, Bahas Kampung Haji-Istitho’ah
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, bertemu dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Abdulfattah bin Sulaiman Mashat.
kumparanNEWS
Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) bertemu dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Abdulfattah bin Sulaiman Mashat. Foto: Dok. Kemenhaj RI
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) bertemu dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Abdulfattah bin Sulaiman Mashat. Foto: Dok. Kemenhaj RI
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, bertemu dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Abdulfattah bin Sulaiman Mashat, di kantor Kementerian Haji dan Umrah, Makkah, Selasa (21/10).
Wamenhaj RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, pertemuan tersebut membahas sejumlah hal, mulai dari pengetatan syarat istitho’ah kesehatan jemaah hingga aspek akomodasi.
Istitho’ah adalah salah satu syarat wajib dalam pelaksanaan haji bagi umat Islam.
“Pemeriksaan istitho’ah dilakukan ketat dan sesuai prosedur. Semua data jemaah, akomodasi, penerbangan, dan transportasi harus tervalidasi sebelum keberangkatan. Ini kunci penyelenggaraan yang tertib dan profesional,” kata Dahnil dalam keterangannya, Rabu (22/10).
Dahnil juga memastikan keberlanjutan klinik kesehatan haji Indonesia yang telah bekerja sama dengan jaringan rumah sakit di Arab Saudi.
Selain itu, ia memperkenalkan konsep Kampung Haji Indonesia yang kini memasuki tahap bidding pembangunan, sebagai upaya memperkuat efisiensi layanan dan pengembangan ekosistem ekonomi haji.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) bertemu dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Abdulfattah bin Sulaiman Mashat. Foto: Dok. Kemenhaj RI
Sementara itu, Wamenhaj Arab Saudi Abdulfattah bin Sulaiman Mashat menyambut positif langkah Indonesia dan menegaskan kesiapan Saudi memperluas penerapan skema tanazul dan murur guna mengurangi kepadatan di Mina.
“Perencanaan tanazul dan murur akan dilakukan lebih awal dan lebih luas untuk meningkatkan kenyamanan jemaah, termasuk penempatan strategis di wilayah Raudhah dan Syisyah,” ujarnya.
Kedua pihak sepakat memperkuat kolaborasi dalam penyelenggaraan haji 1446 H, dengan fokus pada pengetatan istitho’ah kesehatan, validasi data jemaah, dan efisiensi operasional haji.
Pertemuan ini melanjutkan diplomasi tingkat tinggi antara kedua negara, setelah sebelumnya Menteri Haji RI Gus Irfan bertemu Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah, sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan haji yang sejalan dengan amanah presiden dan undang-undang dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah Indonesia.
Trending Now