Warga Amerika Serikat Terseret Arus di Pantai Parangtritis

21 Juli 2025 12:42 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga Amerika Serikat Terseret Arus di Pantai Parangtritis
Korban terseret arus saat bermain di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Minggu (20/7) sore kemarin.
kumparanNEWS
Ilustrasi Tim SAR di Pantai Parangtritis. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tim SAR di Pantai Parangtritis. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Seorang warga negara Amerika Serikat, Ezequel Price (29 tahun) terseret arus saat bermain di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Minggu (20/7) sore kemarin.
Beruntung, Ezequel berhasil diselamatkan oleh Tim SAR.
"Pukul 15.30 WIB korban bersama temanya tiba di Pantai Parangtritis dan langsung menuju pantai untuk bermain air," kata Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Senin (21/7).
Selang 30 menit atau pukul 16.00 WIB, Ezequel bermain ke tengah laut. Di situ Ezequel terseret arus.
"Petugas SAR Rescue Istimewa Wilayah 3 dan unsur terkait, mendatangi TKP dan memberikan pertolongan kepada korban dengan berenang," bebernya.
Ezequel berhasil diselamatkan. Dia lalu dibawa ke Pos Terpadu Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 3 Pantai Parangtritis untuk observasi.
"Setelah diobservasi dinyatakan sehat korban kembali melanjutkan perjalanan," jelasnya.

Imbauan Sultan

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berpesan ke wisatawan untuk tak mandi di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul. Di libur sekolah ini, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih jadi tujuan wisata.
"Ya sebetulnya kalau di laut itu kan ada tim (petugas), ya. Ini sebetulnya, kan kalau saya, kesadarannya individualnya. Kan selalu dikatakan bahwa di Parangtritis tidak boleh mandi," kata Sultan di Kepatihan Pemda DIY, Senin (30/6).
Sultan menyinggung soal kesadaran wisatawan. Kerap terjadi, petugas sudah mengingatkan tetapi mereka tetap nekat bermain air.
"Kalau terus mereka mau mandi, itu diingatkan, tapi terus tetap melakukan, terus piye (bagaimana)," jelasnya.
Kalau orang Yogyakarta, menurut Sultan, sudah tahu bahaya di laut selatan sehingga menghindari berenang.
Trending Now