Warga Keluhkan Sopir Jaklingko Ugal-ugalan dan Judes, Dishub DKI Beri Teguran

29 Oktober 2025 13:26 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga Keluhkan Sopir Jaklingko Ugal-ugalan dan Judes, Dishub DKI Beri Teguran
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti perilaku sebagian sopir Jaklingko yang dinilai tidak profesional.
kumparanNEWS
Ratusan mobil JakLingko dan mikrolet terparkir saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota, Jakarta pada Selasa (30/7/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ratusan mobil JakLingko dan mikrolet terparkir saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota, Jakarta pada Selasa (30/7/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti perilaku sebagian sopir Jaklingko yang dinilai tidak profesional.
Ia mengaku sering menerima keluhan warga mengenai pengemudi yang ugal-ugalan di jalan hingga bersikap tidak sopan terhadap penumpang.
β€œSaya sering kali mendapatkan kritik bahwa yang namanya Jaklingko ngebut, ugal-ugalan, sopirnya judes, sebelahnya (ada) saudaranya, istrinya, anaknya,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/10).
Pramono menegaskan, sopir transportasi publik wajib menjaga profesionalitas karena mereka berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari. Ia meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk memberikan teguran kepada pengemudi yang melanggar etika berkendara maupun pelayanan.
β€œYang seperti itu tidak profesional. Saya akan minta kepada Dinas Perhubungan, (sopir) yang seperti itu ditegur,” katanya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan pers usai meninjau Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Kamis (14/8/2025). Foto: Febria Adha Larasati/kumparan
Meski demikian, Pramono menilai keberadaan layanan Jaklingko dan Mikrotrans tetap penting dalam mendukung mobilitas warga ibu kota. Ia menegaskan sistem transportasi tersebut akan dipertahankan, namun disertai sejumlah perbaikan.
β€œNah, yang sekarang ini yang kita lakukan adalah untuk Mikrotrans atau Jaklingko tetap seperti sekarang, tetapi harus dilakukan penyempurnaan,” ujarnya.
Pramono menjelaskan, dalam jangka panjang, layanan seperti Jaklingko akan dikembangkan hingga wilayah penyangga Jakarta. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem transportasi terintegrasi di kawasan Jabodetabek.
β€œNanti dalam jangka panjang yang sebenarnya Mikrotrans atau Jaklingko itu lebih dibutuhkan di luar-luar Jakarta sebenarnya. Tetapi itu nanti mungkin 5 tahun ke depan,” tutupnya.
Seorang sopir angkutan kota Mikrotrans berada di dalam armadanya di Terminal Pulo Gadung, Jakarta, Selasa (4/10/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Sekilas Tentang Jaklingko

Jaklingko adalah sistem transportasi terintegrasi yang dikembangkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk memudahkan warga berpindah moda transportasi dengan satu sistem pembayaran.
Program ini menghubungkan berbagai layanan seperti Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan angkutan Mikrotrans.
Melalui aplikasi Jaklingko Indonesia, penumpang bisa merencanakan perjalanan, membayar tarif terintegrasi, dan berpindah antartransportasi dengan mudah.
Sistem ini juga menjadi bagian dari upaya Jakarta menuju konsep smart mobility di kawasan perkotaan.
Trending Now