Warga Pati Kembali Demo, Minta Pansus Pemakzulan Sadewo Tak 'Masuk Angin'
19 September 2025 15:41 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Warga Pati Kembali Demo, Minta Pansus Pemakzulan Sadewo Tak 'Masuk Angin'
Ratusan massa yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu kembali menggelar demo di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Jumat (19/9).kumparanNEWS

Ratusan massa yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu kembali menggelar demo di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Jumat (19/9).
Pantauan di lokasi, massa mulai berkumpul di sekitar Alun-Alun Pati mulai pukul 12.30 WIB. Mereka membawa berbagai atribut mulai spanduk hingga tulisan-tulisan berisi berbagai tuntutan.
Tulisan itu berupa, βPansus Hak Angket Bukan Boneka Penguasa!β, Tangkap dan Adili Koruptor Bupati Pati = Sudewo, Pemimpin Arogan Pencuri yang Rakyatβ, hingga βTolak Campur Tangan Politik, Kawal Pansus Sampai Tuntasβ.
Sekitar pukul 13.30 WIB massa mulai berjalan menuju depan Gedung DPRD Pati sambil meneriakkan berbagai yel-yel. Di pertigaan arah Gedung DPRD Pati, massa sempat diadang personel kepolisian.
Setelah negosiasi, massa kemudian bisa merangsek ke depan gedung dewan untuk menyampaikan tuntutan.
Salah satu Koordinator aksi, Ulil, mengatakan, aksi kali ini sebagai bentuk pengawalan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati.
Ia meminta anggota DPRD Pati mengawal sampai tuntas jalannya Pansus Pemakzulan Bupati Pati Sudewo dan meminta Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo dipertahankan.
"Kami menilai kinerja Mas Bandang bagus, jadi jangan sampai diganti," tegasnya.
Pihaknya juga meminta dua anggota pansus, yakni Joko Wahyudi dari Fraksi PDI Perjuangan dan Irianto Budi Utomo dari Fraksi Gerindra diganti karena diduga tidak bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota.
"Dua anggota pansus itu diduga mengalami masuk angin sehingga kami minta diganti," katanya.
Kemudian tuntutan yang utama, pihaknya meminta Partai Gerindra segera memecat Sudewo dari kader partai. Ia juga menuntut Presiden Prabowo Subianto segera memerintahkan Sudewo untuk mengundurkan diri dari Bupati Pati.
βKami meminta keanggotaan Sudewo di Partai Gerindra dinonaktifkan," tegasnya.
Setelah melakukan aksi sekitar 1,5 jam, perwakilan massa aksi kemudian ditemui oleh Ketua DPRD Pati Ali Badrudin. Pertemuan itu turut dihadiri Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi dan Dandim 0718/Pati Baru Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto. Mereka kemudian menggelar audiensi di Ruang Rapat Gabungan DPRD Pati.
