Waspada Rob di Jalan RE Martadinata Jakut, Bikin Motor Banyak yang Mogok

5 Desember 2025 10:40 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Waspada Rob di Jalan RE Martadinata Jakut, Bikin Motor Banyak yang Mogok
Banyak motor mogok saat melintasi Jalan RE Martadinata, Tanjung Priok, yang terendam banjir rob.
kumparanNEWS
Pengendara melintasi genangan rob di Jalan RE Martadinata, Jakrarta Utara, Jumat (5/12). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pengendara melintasi genangan rob di Jalan RE Martadinata, Jakrarta Utara, Jumat (5/12). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Genangan rob masih terjadi di kawasan Jalan RE Martadinata, tepat di depan Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (5/12). Akibatnya, sejumlah motor mogok saat melintasi jalur yang tergenang air asin tersebut.
Berdasarkan keterangan para pengendara yang motornya mogok, rob terus merendam jalan sejak pagi dan membuat beberapa titik sulit dilintasi kendaraan roda dua. Banyak pengendara berhenti di pos darurat untuk memperbaiki motor mereka.
Salah satu pengendara ojol, Gunawan, mengaku motornya tiba-tiba mati saat melintasi genangan.
Suasana lalu lintas yang tersendat akibat adanya genangan rob di Jalan RE Martadinata, Jakrarta Utara, Jumat (5/12). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
“Iya, businya kena, ini lagi nunggu kering dulu baru mau coba dinyalahin. Nggak ada kunci-kunci soalnya,” ujar Gunawan kepada kumparan.
Gunawan mengatakan, biasanya ia menghindari jalur tersebut ketika terjadi banjir, namun kali ini ia mengira kondisi rob sudah menurun.
“Kemarin nggak lewat sini karena tahu banjir, kirain hari ini banjirnya nggak separah kemarin,” jelasnya.
Saat kejadian, Gunawan sedang membawa penumpang.
“Iya diturunin di sini tadi, temen yang ambil. Tadi masih dikasih uangnya katanya nggak apa-apa ambil aja pak. Nanti temennya bapak saya bayar juga,” katanya.
Gangguan ini membuat pekerjaannya ikut terhambat.
“Iya,” jawabnya singkat saat ditanya apakah mogok ini mengganggu narik.
Setelah mencoba mengeringkan busi dan menyalakan motor, ia terlihat lega.
“Alhamdulillah,” ucapnya saat mesin akhirnya menyala.
Suasana lalu lintas yang tersendat akibat adanya genangan rob di Jalan RE Martadinata, Jakrarta Utara, Jumat (5/12). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Pengendara lain bernama Cimon juga mengalami kendala. “Ini rantainya copot,” kata Cimon saat memperbaiki motornya dengan alat seadanya.
Cimon sehari-hari melewati Jalan RE Martadinata untuk bekerja di daerah Marunda.
“Mesinnya nyala, setiap hari saya lewat sini,” ujarnya
Cimon mengatakan ia tidak membawa perlengkapan lengkap.
“Nggak bawa. Ini pakai paku ngakalinnya,” ujarnya.
Ia menyebut air laut membuat kendaraan cepat rusak.
“Pasti kan air laut, ini cepat berkarat,” kata dia.
Cimon tinggal di Sunter dan mengaku harus tetap melewati jalur tersebut setiap berangkat kerja.
“Sunter. Bisa dimuter ke Kelapa Gading, cuma jauh,” katanya.
BPBD Bangun Pos Darurat Untuk Motor yang Mogok
Genangan rob di Jalan RE Martadinata, Jakrarta Utara, Jumat (5/12). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Sementara itu di lokasi, terdapat pos darurat yang dibangun BPBD DKI untuk membantu para pengendara yang mengalami mogok. Petugas BPBD dan PPSU terlihat membantu memeriksa motor hingga mendorong kendaraan ke titik aman.
“Saya dari petugas penanggulangan bencana dari BPBD Provinsi DKI Jakarta,” ujar Ezar Kurnia Fauzan, salah satu petugas BPBD.
Ia menjelaskan pos tersebut memang disiapkan untuk kondisi rob yang kerap membuat kendaraan mogok.
“Jadi pos ini memang kita pasang untuk standby petugas dan untuk istirahat para pemotor yang motornya mogok,” kata Ezar.
Menurutnya, bantuan kepada pengendara merupakan bentuk pelayanan.
“Mungkin itu lebih tepat ke pelayanan kita aja kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, petugas PPSU yang membantu berasal dari Kelurahan Papanggo.
Sejumlah motor tergenang air akibat banjir rob yang melanda kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis (4/12/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Ezar juga menjelaskan pos tersebut sudah ada sejak kemarin.
“Dari kemarin kita standby karena kita dapat peringatan dari BMKG, dari tanggal 1 sampai 10 Desember ada banjir rob,” jelas Ezar.
Soal jenis motor yang paling sering mogok, ia menyebut motor-motor kecil lebih rentan.
“Kebanyakan motor-motor Beat sih,” kata dia.
“Iya, karena dia rentan, akinya juga di bawah soalnya,” sambungnya
Petugas biasanya mengecek beberapa bagian saat motor mogok termasuk busi.
“Biasanya kita cek dulu bagian yang mungkin knalpotnya kemasukan air. Terus ada kita sediain alat-alat buat dicek lebih lanjut,” ujar Ezar.
“Biasanya kan motor dingin, tunggu panas dulu baru bisa jalan lagi,” tambahnya
Trending Now