WN Filipina Pemilik Koper Isi Senpi di Pasar Minggu Ngaku Dokter Jualan Serum
20 Juli 2025 14:27 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
WN Filipina Pemilik Koper Isi Senpi di Pasar Minggu Ngaku Dokter Jualan Serum
Diketahui, koper tersebut merupakan milik warga negara Filipina.kumparanNEWS

Warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan, berinisial MMT (60) melaporkan temuan sebuah koper merek Polostar berwarna hitam motif garis merah berisi senjata api, peluru, dan granat asap di Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (18/7).
Diketahui, koper tersebut merupakan milik warga negara Filipina bernama Mario Marcos. MMT dulu sering ke kosan Mario dan istrinya di Jl. Pejaten Barat 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan untuk memberikan jasa urut.
Mario tinggal di Indonesia sejak tahun 2022 dan pulang pada akhir 2023. Sebelum pulang, ia sempat meminta MMT untuk mengambilkan barang-barangnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, termasuk koper itu. Koper itu pun sudah berada di kontrakan MMT selama 1 tahun lebih.
Setelah 1 tahun itu, MMT baru berani membuka koper dan ternyata isinya granat hingga ratusan peluru.
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, menyebut bahwa Mario dan istrinya mengaku kepada MMT bahwa mereka adalah dokter.
βKalau dari kita tanya sama itu ya, ngakunya si apa, dokter,β ucap Anggiat saat dihubungi, Minggu (20/7).
Menurut Anggiat, mereka bukan dokter yang berpraktik di rumah sakit-rumah sakit. Di Indonesia, mereka berjualan serum. Namun, tak diketahui serum apa yang dijual.
βSerum, tahunya sih itu si pembantu itu serum aja,β ucap dia.
Mario saat itu meninggalkan Indonesia bersama dua anaknya. Sementara, sang istri telah meninggal dunia. Tak diketahui apakah mereka akan kembali ke Indonesia atau tidak.
βKalau menurut pengakuan yang sama dititipkan sih, dititipkan aja, tapi tidak, dia tidak tahu balik apa enggak karena istrinya WNA ini meninggal,β ucap Anggiat.
Berikut barang-barang yang ditemukan di dalam koper milik Mario:
Atas penemuan ini, Polsek Pasar Minggu pun meminta bantuan tim Gegana Polda Metro Jaya untuk melakukan pengecekan. Sementara, untuk mengejar Mario, mereka telah berkoordinasi dengan imigrasi.
