WN Pakistan Pacar Gembong Narkoba Dewi Astutik Ditahan Polisi Kamboja
4 Desember 2025 11:09 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
WN Pakistan Pacar Gembong Narkoba Dewi Astutik Ditahan Polisi Kamboja
Paryatin β yang memiliki nama palsu Dewi Astutik alias Kak Jidan alias Dinda alias Mami β ditangkap di Kamboja karena menjadi otak penyelundupan narkoba 2 ton ke Indonesia. kumparanNEWS

Paryatin β yang memiliki nama palsu Dewi Astutik alias Kak Jidan alias Dinda alias Mami β ditangkap di Kamboja karena menjadi otak penyelundupan narkoba 2 ton ke Indonesia.
Saat ditangkap dalam operasi senyap, wanita asal Ponorogo itu tengah bersama kekasihnya, Abdul Halim.
Penangkapan terjadi pada Senin, 1 Desember berkat kerja sama aparat Indonesia dan Kamboja.
Kolonel Chem Vannareth, Wakil Kepala Departemen Polisi Intelijen Kamboja, menuturkan, operasi penangkapan tersebut dilakukan menyusul Red Notice dari Interpol tertanggal 12 Maret 2025. Dalam Pemberitahun Merah itu, Astutik dicari aparat Indonesia β utamanya BNN β dalam kasus narkoba dan perdagangan manusia.
Vannareth mengatakan, menurut laporan Interpol, Astutik diduga telah melakukan tindak pidana tersebut di Indonesia pada tahun 2024. Posisinya terdeteksi di Kamboja.
βBerdasarkan informasi yang diberikan oleh polisi Indonesia, polisi Kamboja menangkapnya (Astutik) pada pukul 13.34 pada tanggal 1 Desember 2025 di Hotel Novotel di Sihanoukville, Provinsi Preah Sihanouk,β kata Kolonel Vannareth, dikutip dari media Kamboja, Khmer Times, Kamis (4/12).
Mobil Prius Disita, Pacar Astutik Ditahan
Dalam video penangkapan yang beredar, tampak Astutik ditangkap tanpa perlawanan saat hendak memasuki mobil Prius warna putih. Dia mengenakan kaus putih dan celana jeans biru.
Rupanya, Astutik kala itu sedang bersama seorang pria, yang menurut BNN, adalah kekasihnya bernama Abdul Halim, warga negara Pakistan.
Setelah menyelesaikan interogasi dan dokumentasi tersangka, polisi Kamboja menyerahkan Astutik kepada aparat Indonesia dan kemudian diekstradisi pada hari Selasa, 2 Desember.
Lalu bagaimana dengan pria Pakistan itu? Menurut Vannareth, pria itu ditahan dan diinterogasi untuk penyelidikan lebih lanjut di Provinsi Preah Sihanouk.
Pernyataan Kepala BNN
Pada Rabu (3/12) kemarin, Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengatakan bahwa polisi Kamboja sedang mendalami pria Pakistan tersebut.
βNama dan identitas lelaki tersebut sedang dilakukan penyelidikan oleh polisi Kamboja, sementara info didapatkan, lelaki diakui sebagai WN Pakistan dengan panggilan Abdul Halim,β jelas Suyudi, Rabu (3/12).
Belum diketahui apakah pria itu terlibat dalam jaringan narkoba Dewi Astutik. Yang jelas, Abdul Halim memiliki hubungan dengan Dewi Astutik.
"Diduga sebagai pacar Paryatin alias Dewi Astutik,β ujar Suyudi.
Pakistan sendiri bukan hal asing bagi Paryatin alias Dewi Astutik karena dia juga terlibat dalam perdagangan narkoba di Golden Crescent (Afghanistan, Pakistan, Iran), selain Golden Triangle (Thailand, Laos, Myanmar).
kumparan pada Kamis (4/12) kembali mengkonfirmasi soal penanganan Abdul Halim kepada Suyudi. "Ditangani di sana [Kamboja]," ujar Suyudi.
Paryatin, wanita berusia 42-43 tahun, menggunakan nama adiknya untuk mengelabui aparat. Sebelum menjadi gembong narkoba di Kamboja, dia pernah menjadi tenaga migran di Taiwan dan Hong Kong.
