Zelensky Minta AS Tingkatkan Tekanan pada Rusia untuk Akhiri Perang

21 Desember 2025 6:09 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Zelensky Minta AS Tingkatkan Tekanan pada Rusia untuk Akhiri Perang
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, meminta Amerika Serikat (AS) memberi tekanan lebih banyak kepada Rusia untuk mengakhiri perang.
kumparanNEWS
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berpidato pada sesi ke-79 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, 25 September 2024, di markas besar PBB. Foto: Julia Demaree Nikhinson/AP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berpidato pada sesi ke-79 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, 25 September 2024, di markas besar PBB. Foto: Julia Demaree Nikhinson/AP
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, meminta Amerika Serikat (AS) memberi tekanan lebih banyak kepada Rusia untuk mengakhiri perang.
Zelensky mengatakan bahwa hanya Amerika Serikat yang mampu membujuk Rusia untuk mengakhiri perang.
"Amerika harus mengatakan dengan jelas: jika bukan diplomasi, maka akan ada tekanan penuh. Putin belum merasakan tekanan yang seharusnya ada," katanya, dikutip dari AFP, Minggu (21/12).
Ia juga menekankan perlunya pasokan senjata yang lebih banyak ke Ukraina dan sanksi terhadap seluruh ekonomi Rusia.
Suasana saat serangan bom glide di kawasan Apartemen di Zaporizhzhia, Ukraina, Selasa (17/12/2025). Foto: Stringer/Reuters
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa kesepakatan yang bertujuan mengakhiri perang Rusia di Ukraina kini semakin dekat.
Hal ini seiring laporan kemajuan dari timnya setelah perundingan di Berlin.
Trump menyampaikan hal itu saat acara di Gedung Putih, setelah ia ikut bergabung melalui sambungan telepon dalam sebuah jamuan makan malam di Berlin. Di sana utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner menggelar pembicaraan mengenai Ukraina dengan Presiden Volodymyr Zelensky dan para pemimpin Eropa.
โ€œSaya pikir sekarang kita lebih dekat dibandingkan sebelumnya,โ€ kata Trump dikutip dari Aljazeera, Selasa (16/12).
Trending Now