Zulhas: Saya Lagi Olahraga Ditanya Ibu-ibu, Berasnya Mana, Pak?

8 Desember 2025 12:51 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Zulhas: Saya Lagi Olahraga Ditanya Ibu-ibu, Berasnya Mana, Pak?
Menko Pangan Zulkifli Hasan buka suara soal viral videonya memanggul karung beras untuk korban banjir di Sumatera Barat pekan lalu. Ramai publik yang menyebut itu sebagai pencitraan
kumparanNEWS
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) di ICE BSD, Rabu (26/11/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) di ICE BSD, Rabu (26/11/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Menko Pangan Zulkifli Hasan buka suara soal viral videonya memanggul karung beras untuk korban banjir di Sumatera Barat pekan lalu.
Tanggapan Zulhas ini disinggung saat ia berbicara di acara BIG Conference 2025, Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Senin (8/12).
"Terakhir pindah juga gotong beras. Saya lagi jalan kemarin olahraga di Jalan Sudirman. Ada yang lirik-lirik tapi nggak ngomong gitu ya. "Bapak Zul" ada yang gitu. Ada ibu-ibu dua "Pak Zul, berasnya mana?" kata Zulhas dalam pidatonya.
"Nggak gotong beras?" katanya. Ini saya bilang saya lagi olahraga karena kecapekan gotong beras. Ketawa semua," ujar Ketua Umum PAN yang disambut tawa hadirin.
Ia bercerita, memberikan bantuan ke sesama bukanlah hal baru baginya. Sejak kecil, kata dia, ia diajarkan sang bunda untuk melakukan hal tersebut.
"Jadi saya diperintah Ibu saya almarhum "tiap hari itu nak harus memberikan bantuan karena dalam Islam itu ayatnya jelas. Orang baik itu kata agama saya Al-Qur'an itu orang yang berguna dan memberi dia senang ataupun susah," ujar dia.
"Ajar itu saya praktikan. Saya setiap hari harus memberi pak. Dulu saya dihujat karena saya mau memberi uang. Setiap hari itu kebiasaan mulai kecil, susah maupun senang. Saya mulai 6 tahun 7 tahun sudah biasa berbagi," sambungnya.
Ia kemudian menyebut, tiap kunjungan ke daerah bencana, selalu memberikan bantuan beras. Tak hanya beras, sejumlah uang juga acap disiapkan untuk masyarakat membutuhkan.
"Setiap pas saya ke daerah tanya teman-teman saya, saya membagi beras. Biasa saya gotong beras itu bisa, bisa 500 bisa 1.000, 5 kilo biasa itu," katanya.
"Terus kantong saya itu dalam peci mesti ada uang dan saya kalau pulang ke rumah sudah kosong isinya. Itu tiap hari. Tapi mungkin buat yang lain aneh ya gapapa saya juga maafkan," tutup dia.
Trending Now