Aito, Merek Mobil Besutan Huawei yang Siap Masuk Indonesia
8 Agustus 2025 9:31 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Aito, Merek Mobil Besutan Huawei yang Siap Masuk Indonesia
Merek mobil Aito tak lama lagi akan meramaikan pasar otomotif nasional. #kumparanOTOkumparanOTO

Garibaldi Thohir, Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KITK) menyampaikan bahwa Jakarta akan menjadi akhir perjalanan mobil Aito 9 usai melalui negara-negara ASEAN.
βKami dari KIKT Chongqing, China untuk menyelenggarakan satu event besar di mana nanti mobil yang kita lihat ini (Aito 9) akan berjalan menuju Indonesia dari Chongqing menuju Bangkok, Thailand, kemudian Kuala Lumpur, Malaysia. Dan nanti kami akan ada big celebration tanggal 25 Agustus di Indonesia,β jelas Garibaldi, di Chongqin, China pada Senin (4/8/2025).
Bagi yang masih asing dengan Aito atau Adding Intelligent to Auto, adalah perusahaan yang berdiri pada tahun 2021, berada di bawah payung Seres Automobile Group. Menariknya, mobil-mobil Aito merupakan hasil kolaborasi dengan Huawei Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA).
Pada kolaborasi ini, Huawei memimpin proses desain dan pengembangan produk, sekaligus memasuki sektor powertrain, sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS) dan perangkat lunak kendaraan.
Sistem operasi gawai Huawei yakni HarmonyOS turut disematkan di kendaraan Aito. Utamanya terletak pada HarmonyOS Cockpit untuk menunjang sistem otonom yang ditenagai oleh chipset Kirin.
Salah satu produk perdananya adalah Aito 9. Mobil ini merupakan SUV flagship Aito yang memadukan kenyamanan interior dengan kecanggihan teknologi yang disediakan.
Secara dimensi, Aito 9 punya panjang 5.230 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.800 mm, dan jarak sumbu roda 3.110 mm. Ukurannya sesuai dengan segmentasi SUV premium, mirip BMW X7.
Tampilan Aito 9 didominasi lekukan garis membulat, sehingga membuatnya tampil anggun dan elegan. Fascia depan terdapat lampu Galaxy Headlight dengan ratusan piksel LED yang bisa dikustomisasi.
Begitu pula lampu belakang bernama Starlight Tail Light yang bisa menampilkan animasi lampu ciamik di malam hari. Lebih dari sekadar kosmetik, lampu depan Aito 9 memiliki sensor yang bisa membaca kendaraan dari lawan arah. Sehingga tidak akan menyilaukan meski dalam kondisi high beam.
Sebagai SUV gambot, Aito 9 tersedia dalam dua opsi kapasitas tempat duduk. Mulai dari 5-seater dengan bench seat di row kedua, serta 6-seater yang menyediakan jok pilot seat dan bangku baris ketiga.
Bahkan, khusus tipe 6-seater tersedia Zero Gravity Seat 2.0 yang bisa memberikan sudut kenyamanan hingga 121 derajat. Ditanamkan juga 10 titik pijat dan tombol lipat satu sentuhan untuk meningkatkan kenyamanan.
Menilik ke kabin depan, ada layar besar memanjang yang disebut Integrated Panoramic Screen. Alhasil, seluruh penumpang bisa menyaksikan ragam informasi seputar mobil, hingga mengatur berbagai fungsi kendaraan melalui layar.
Sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS) bisa aktif secara presisi dengan mengandalkan 192 laser LiDAR untuk memantau sekitar kendaraan dengan cakupan 540 derajat.
Aito 9 dibekali jantung pacu Extended Range Electric Vehicle (EREV) dengan baterai Nikel Manganese Cobalt (NMC) berkapasitas 52 kWh dengan model elektrik penuh bisa mencapai 290 kilometer (CLTC).
Adapun mesin konvensional berkubikasi 1.500 cc turbocharged bertenaga 158 dk, dipadukan motor listrik di depan dan belakang berkekuatan 489 dk. Satu kali pengisian tangki BBM penuh bisa membuat Aito 9 menempuh lebih dari 1.400 kilometer.
Terdapat pula Aito 9 berpenggerak full listrik dengan baterai NMC 100 kWh. Energi listrik yang ada disalurkan ke motor listrik depan dan belakang dengan tenaga puncak 523 dk. Jarak tempuh maksimalnya bisa mencapai 630 kilometer (CLTC).
Selain model ini ada juga Aito 7 dan Aito 5 yang mengisi segmen mid-size SUV.
